IND | ENG
Indonesia, Pengunduh Tertinggi VPN Gratis di Asia Pasifik

Ilustrasi | Foto: freepik.com

Indonesia, Pengunduh Tertinggi VPN Gratis di Asia Pasifik
Oktarina Paramitha Sandy Diposting : Senin, 25 November 2019 - 20:55 WIB

Cyberthreat.id – Indonesia menjadi negara tertinggi di kawasan Asia Pasifik yang mengunduh aplikasi jaringan pribadi virtual (virtual private netwrok/VPN) dalam kurun waktu antara Oktober 2018 hingga September 2018.

Tercatat, pengguna Indonesia mengunduh 75,5 juta aplikasi atau mengalami peningkatan 111 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Demikian hasil laporan yang diterbitkan pekan lalu oleh Top10VPN, perusahaan yang berspesialisasi mengulas tentang layanan VPN, seperti dikutip dari ZDNet, Senin (25 November 2019).

Total, dalam kurun waktu setahun itu, lebih dari 480 juta aplikasi VPN diunduh oleh para pengguna seluler di dunia atau 54 persen naik dari periode sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 311 juta.

“84,3 persen dari 480 juta unduhan adalah aplikasi VPN seluler gratis,” tulis Top10VPN.

Rinciannya, aplikasi VPN berbasis Android sebanyak 358,3 juta (75 persen) dan aplikasi berbasis iOS sebanyak 121,9 juta. Jumlah ini tidak begitu mengejutkan lantaran basis pengguna Android memang jauh lebih besar di level dunia.


Sumber: Top10VPN


Kepala Riset Top10VPN, Simon Migliano, mengatakan, di Asia Pasifik—kawasan yang dalam setahun terakhir banyak terjadi konflik sosial politik—aplikasi VPN seluler diunduh sebanyak 188 juta (meningkat lebih dari dua kali lipat ketimbang tahun lalu).

Setelah Asia Pasifik,kawasan Eropa di urutan kedua dengan 79,6 juta unduhan dalam setahun terakhir (pertumbuhannya 20 persen). Lalu, Amerika Latin 48,7 juta (tumbuh 50 persen), Timur Tengah 81,9 juta (tumbuh 43 persen), dan Amerika Utara 81,5 juta (16 persen).


Sumber: Top10VPN


AS dan India

Setelah Indonesia, pengunduh terbanyak berikutnya yaitu di Amerika Serikat (74,6 juta) dan India (57 juta). Kedua negara tersebut memang memiliki jumlah pengguna internet yang sangat besar.

Selanjutnya, Uni Emirat Arab 30,6 juta, Brasil (23,5 juta), Arab Saudi (19,9 juta), Inggris (14 juta), Rusia (10,9 juta), Pakistan (10,4 juta), Meksiko (8,2 juta), Filipina (7,9 juta), dan Kanada (6,9 juta).

Di peringkat 14 ada Ukraina dengan jumlah 6,4 juta, Korea Selatan (5,8 juta), Mesir (5,8 juta), Vietnam (5,6 juta), Argentina (5,4 juta), Jerman (5,3 juta), dan Kolombia (5,3 juta).

Namun, setahun terakhir, untuk pasar dengan pertumbuhan tertinggi diduduki oleh India yang mengalami lonjakan terbesar (405 persen) dalam pengunduhan VPN seluler dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Lalu, diikuti Yordania ordan (387 persen—3,6 juta), Kazahkstan (210 persen—4,1 juta), Aljazira (205 persen—4,8 juta), Vietnam (140 persen—5,6 juta), Indonesia (111 persen—75,5 juta), Nigeria (107 persen—5,3 juta), Mesir (95 persen—5,8 juta), Singapura (83 persen—1,9 juta), dan Afrika Selatan (82 persen—1,5 juta).


Aplikasi VPN seluler yang paling banyak diunduh. | Sumber: Top10VPN


VPN pilihan terbanyak

Menurut TOP10VPN, aplikasi VPN seluler yang paling banyak diunduh dari toko aplikasi Android dan iOS, antara lain TruboVPN (51,3 juta), Hotspot Shield (42,8 juta), dan Betternet (29,9 juta).

Simo mengatakan, dalam waktu tiga tahun, aplikasi VPN seluler diunduh dengan jumlah mendekati 1 miliar. “Bahkan, itu belum termasuk China,” ujar dia.

Hal ini menunjukkan, kata dia, pengguna internet di seluruh dunia mengambil tindakan sendiri untuk menikmati kebebasan internet yang dibatasi.
“Aplikasi VPN sekarang merupakan alat anti-sensor dan privasi penting untuk setiap pengguna ponsel, di mana pun mereka berada di dunia,” kata dia.

Redaktur: Andi Nugroho

#vpn   #top10vpn   #indonesia   #amerikaserikat   #india   #internet   #kebebasaninternet   #jaringanpribadivirtual   #ios   #android   #turbovpn   #hostpotshield   #betternet

Share:




BACA JUGA
Survei APJII, Pengguna Internet Indonesia 2024 Mencapai 221,5 Juta Jiwa
Tingkatkan Kecepatan Internet, Menkominfo Dorong Ekosistem Hadirkan Solusi Konkret
Tingkatkan Kualitas Layanan Telekomunikasi, Kominfo Siapkan Insentif dalam Lelang Low Band
Layanan BTS 4G Daerah 3T Fasilitasi PBM dan Kegiatan Masyarakat 
Menkominfo: BTS 4G Dukung Pengamanan Pos Lintas Batas Negeri