
Yasmin Napper | Instagram
Yasmin Napper | Instagram
Cyberthreat.id - Aktris Yasmin Napper tengah sibuk mempelajari dunia hacking dan bagaimana menjadi hacker. Hal itu dilakukannya karena akan berperan sebagai seorang hacker di film terbarunya Ada Apa Dengan Cinta 2045. Ia akan menjadi mahasiswi berusia 22 tahun bernama Renata.
"Pas aku dikasih tahu dapat peran Renata, ngapain aja, aku sempat ke guru matematika aku yang kebetulan juga guru IT, komputer. Di situ kita discuss, aku juga minta materi-materi atau file, belajar nge-hack yang simpel kayak wireless, buat mendalami peran," kata Yasmin Napper dilansir Liputan6, Sabtu (23 November 2019).
Menjadi hacker, kata Yasmin, membuat dirinya keluar dari zona nyaman. Peran itu jauh dari karakter yang selama ini diperankannya sehingga ia harus banyak belajar karena menjadi hacker di dunia peran dan bertualang di ruang siber bukan perkara mudah.
"Jadi aku juga belajar hal-hal baru juga sih. It's not that tough, but it's tough," ujarnya.
Sebelumnya Yasmin pernah mengatakan ia harus lebih banyak menonton film tentang Artificial Intelligence (AI) agar bisa memainkan tokoh Renata dengan tepat.
Pasalnya, di Indonesia belum banyak rujukan tentang teknologi serupa. Dan berperilaku sebagai remaja milenial di tahun 2045, tentu akan jauh berbeda dengan generasi milenial zaman sekarang.
Film Ada Apa Cinta 2045 mengangkat latar kemajuan teknologi di tahun 2045 yang dibungkus dengan kisah drama percintaan. Seperti apa Indonesia di tahun tersebut masih menjadi misteri. Tahun itu bertepatan dengan HUT RI ke-100 tahun.
Produser film Ody Mulya Hidayat menyebut Ada Apa Dengan Cinta 2045 sebagai layar lebar pertama di Indonesia yang bertemakan futuristik. Tahun 2045 adalah puncak bonus demografi di Tanah Air yang akan ditandai dengan berbagai kemajuan di seluruh sektor kehidupan.
AI, sudah ada dimana-mana sementara kendaraan, ponsel, rumah hingga kantor-kantor sudah menyesuaikan diri dengan manusia lewat teknologi siber. Perangkat IoT sudah masif dengan teknologi Cloud, big data, dan Analytics terus berkembang.
"Indonesia tahun 2045 sudah jelas lebih maju. Jika hari ini kita baru melihat beberapa MRT, mungkin di tahun itu MRT sudah merata di berbagai tempat," ujar Ody Mulya Hidayat.
Share: