
Ilustrasi | Foto: Freepik.com
Ilustrasi | Foto: Freepik.com
Cyberthreat.id – Sistem teknologi informasi dan situs web yang dikelola oleh pemerintah negara bagian Louisiana terkena ransomware.
"Hari ini (kemarin, red), kami mengaktifkan tim cybersecurity negara bagian untuk merespons upaya serangan ransomware yang mempengaruhi beberapa server negara. Kantor Layanan Teknologi (OTS) mengidentifikasi ancaman keamanan siber yang mempengaruhi beberapa, tetapi tidak semua server negara," kata Gubernur John Bel Edwards di akun Twitter-nya, Senin (18 November 2019).
"OTS segera memulai protokol keamanannya dan, karena butuh kehati-hatian, mematikan serrver negara yang memengaruhi banyak email lembaga negara, situs web, dan aplikasi online lainnya," ia menambahkan.
Ia mengatakan, bahwa gangguan layanan publik karena tindakan OTS untuk mencegah infeksi tambahan dengan mematikan server negara, “Dan, bukan karena upaya serangan ransomware," tutur gubernur.
Layanan yang terkena dampak, seperti situs web untuk kantor gubernur, DPR Louisiana, Lapas, Divisi Administrasi Louisiana, Departemen Transportasi & Pengembangan, dan banyak lagi yang terkena dampaknya.
Seperti diberitakan ZDNet, Selasa (19 November 2019), pegawai pemerintah setempat sementara menggunakan akun Gmail untuk berkomunikasi sampai server email negara kembali online.
Tidak jelas sejauh mana kerusakan yang dilakukan ransomware terhadap jaringan internal pemerintah negara bagian Louisiana.
Respons cepat pemerintah terhadap serangan itu tidak mengejutkan. Louisiana adalah salah satu dari sedikit negara bagian AS yang siap dan memiliki rencana untuk menangani serangan dunia maya.
Pada Desember 2017, Gubernur Edwards membentuk Komisi Keamanan Siber untuk membuat prosedur dan rencana aksi untuk menghadapi serangan siber.
Tes dunia nyata besar pertama komisi tersebut adalah selama musim panas ketika ransomware menghantam tiga distrik sekolah di Sabine, Morehouse, dan Ouachita.
Pada saat itu, Gubernur Edwards menyatakan keadaan darurat untuk memobilisasi sumber daya negara dan menangani serangan dan upaya pemulihan. Dia tidak menyatakan keadaan darurat yang sama untuk kejadian kali ini karena OTS cukup cepat untuk mendeteksi dan menghentikan serangan hari ini.
Serangan Ransomware di kota-kota AS dan pemerintah daerah telah merajalela tahun ini. Jumlah insiden ransomware yang berdampak pada pemerintah AS berjumlah 81 kasus per Oktober 2019. Dari jumlah itu, 22 kasus terjadi dalam satu insiden pada Agustus lalu, yaitu ketika ransomware menghantam 22 pemerintah daerah di Texas.
Share: