
Salah satu adegan dalam "Ghost in the Shell" (2017) yang dibintangi oleh Scarlett Johansson. Foto: www.inverse.com
Salah satu adegan dalam "Ghost in the Shell" (2017) yang dibintangi oleh Scarlett Johansson. Foto: www.inverse.com
Jakarta, Cyberthreat.id - Memahami dunia peretasan sepertinya bakal mengerutkan dahi, tapi itu menjadi asyik dan menghibur ketika menikmatinya melalui sebuah film.
Banyak film yang mengangkat cerita tentang peretas (hacker). Ternyata, film-film tentang dunia peretasan ini sudah ada sejak 1969 dengan kemunculan film berjudul The Italian Job. Film ini menceritakan tentang perampok (diperankan oleh Michael Caine) yang dibebaskan dari penjara oleh bantuan sekelompok peretas komputer terkenal di Inggris. Ia diminta untuk merampok emas batangan.
Salah satu adegan paling terkenal dari film ini adalah peretasan kontrol komputer lalu lintas kota. Padahal tahun-tahun itu, internet belum dikenal masyarakat secara umum.
Lalu, pada 1995 muncul film Hackers. Film yang dibintangi oleh Angeline Jolie ini mengisahkan tentang peretas di perguruan tinggi dan keterlibatan mereka dalam sebuah konspirasi pemerasan perusahaan.
Sandra Bullock dalam The Net. Foto:mattdickenson.com
Yang cukup menarik adalah film The Net yang dirilis pada 1995 juga. Film yang dibintangi oleh Sandra Bullock ini menggambarkan dunia seorang programmer. Tahun-tahun kala itu, internet sudah mulai masih di Amerika Serikat, sementara di Indonesia baru mulai dikenal.
Film tersebut menggambarkan begitu bahayanya peretasan. Bullock dikejar-kejar orang tak dikenal yang ingin membunuhnya, bahkan identitas dirinya di basis data negara telah dihapus dan diisi data palsu. Akibatnya, polisi mengejarnya karena dianggap penjahat. Bayangkan: ketika polisi tak lagi mempercayai Anda bernama Budi, padahal Anda benar-benar bernama Budi, hanya karena basis data negara menunjukkan Anda bukan Budi karena peretas telah mengubah semua identitas Anda.
Mulai 1990-an hingga kini, film-film tentang peretasan mulai beragam dan ceritanya menyesuaikan perkembangan teknologi yang ada. Misal, pada 2003, ada film In the Realm of the Hackers. Film ini berupa dokumenter tentang kiprah peretas komputer remaja Australia, Electron dan Phoenix yang membobol sistem komputer paling aman di dunia.
Sebelumnya, pada 2000 dokumenter sejenis juga muncul berjudul Hackers in Wonderland. Film ini menceritakan tentang peretas di Inggris dan AS, termasuk ColdFire, Phobos, dan cuberjunkie.
Emma Watson dalam The Circle. Foto: Vox
Pada 2015, ada film BlackHat yang dbintangi oleh Chris Hemsworth, yang terkenal sebagai Thor dalam Avengers. Di sini, Hemsworth berperan sebagai ahli programmer. Syuting film ini juga dilakukan di Indonesia, yaitu di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Ketika sosok Julian Assange menggegerkan dunia, karena membocorkan dokumen-dokumen rahasia AS, salah satunya data militer, muncullah film Underground: The Julian Assange Story pada 2012. Film ini mengisahkan awal karier Assange sebagai pendiri WikiLeaks dari mudanya sebagai hacker di Melbourne.
Film sejenis juga dibuat untuk mendokumentasikan kiprah Edward J Snowden melalui film bertajuk Snowden. Film biopik ini dirilis pada 2016 dan mengisahkan tentang Snowden sebagai mantan pekerja kontrak National Security Agency yang membocorkan informasi rahasia. Ia pun dikejar-kejar penegak hukum AS.
Di tahun yang sama, ada film I.T. Film yang dibintangi oleh Pierce Brosnan ini cukup mengena karena bersentuhan dengan perkembangan TI saat ini. Ia memilik rumah pintar (smart home) yang seluruhnya terkoneksi internet. Rumahnya serba dilengkapi dengan perangkat Internet of Things (IoT). Di sinilah, letak masalahnya, rumahnya diretas dan dikendalikan jarak jauh oleh si penjahat. Film ini menunjukkan bahwa peretas menjadi ancaman nyata hingga kehidupan rumah tangga.
Film I.T. yang dibintangi Pierce Brosnan. Foto: Wikipedia
Lalu, ada film Ghost in the Shell pada 2017 yang dibintangi oleh Scarlett Johansson dan tahun yang sama juga muncul The Circle yang didukung aktris muda Emma Watson.
Pada 2018 juga muncul film berjudul Anon. Film yang dibintangi oleh Clive Owen dan Amanda Seyfried, terkenal lewat Means Girls dan Letters to Juliet. Film ini mengisahkan tentang peretas misterius (Amanda Seyfried) yang dikejar-kejar oleh detektif (Clive Owen).
Barangkali di sela-sela menunggu waktu berbuka puasa di akhir pekan, tak ada salahnya Anda bisa meluangkan waktu untuk menonton film-film bertema peretasan atau tentang dunia komputer, seperti di bawah ini:
1970-an:
1980-an:
2000-2005:
2006-2010:
2011-2015:
2016-2018:
Sumber: cybersecurityventures.com
Share: