IND | ENG
Drone Emprit: Tagar DataKitaAman Didukung Buzzer Kominfo

Percakapan tagar #DataKitaaman dari analisis Drone Emprit. | Foto: Drone Emprit

Drone Emprit: Tagar DataKitaAman Didukung Buzzer Kominfo
Oktarina Paramitha Sandy Diposting : Senin, 04 November 2019 - 19:16 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id – Analisis media sosial yang dilakukan oleh Drone Emprit and Media Kernels Indonesia menyebutkan, hanya ada dua pemain besar tagar #DataKitaAman di Twitter.

Tagar tersebut masuk dalam jajaran topik populer di Twitter sejak Senin (4 November 2019) siang hingga pukul 18.30 WIB. Jumlah cuitan hingga berita ini ditulis pada pukul 18.45 telah mencapai 7.987 twit.

Menurut Analis Drone Emprit, Rahmat Kurniawan, tagar tersebut pertama kali digunakan oleh akun dengan username @FMB9ID_ pada pukul 12.47 WIB.

Isinya tentang revisi Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2012 menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 mengenai Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE).



“Kalau dilihat dari percakapan yang paling banyak di-retweet, kebanyakan memakai pola “giveaway”, terutama dari akun @GASantaii. Dan, lebih banyak didominasi oleh balasan dari twit tersebut,” ujar Rahmat Kurniawan ketika dihubungi Cyberthreat.id, Senin sore.

Analisis tersebut menguatkan dengan temuan dari Cyberthreat.id, bahwa akun @GASantaii bagi-bagi uang sebesar Rp 50.000 dalam bentuk OVO/GoPay/pulsa bagi yang mau mencuit tagar tersebut.


Berita Terkait:


Giveaway merupakan salah satu bentuk kampanye melalui platform media sosial dengan memberikan sejumlah hadiah, seperti pulsa, sejumlah uang, dan juga uang elektronik (OVO/GoPay). Giveaway biasanya dilakukan dengan syarat mem-follow akun yang mengadakan giveaway, me-retweet twit, atau mengetwit dengan tagar tertentu.

“Pola giveaway ini sering digunakan di beberapa kasus untuk menaikkan tagar khususnya dari akun-akun yang pro pemerintah,” kata Rahmat.

Berdasarkan grafik SNA (Social Network Analysis), menurut Rahmat, terlihat jika akun @GAsantaii berafiliasi dengan akun @FMB9ID_. Yang artinya, kata dia, percakapan seputar #DataKitaAman cenderung ramai dari para buzzer  dari keduanya.

Buzzer atau para pendengung adalah istilah yang dipakai di media sosial dan ditujukan kepada warganet yang memviralkan isu atau wacana tertentu melalui tagar khusus. Buzzer pada umumnya cenderung melakukan aktivitasnya karena afiliasi terhadap kelompok, organisasi, partai politik, bahkan terhadap pemerintah. Mereka ada yang dibayar, tapi ada pula yang sukarela.

Menurut Rahmat, dilihat dari segi penulisan bahasa dari beberapa cuitan di Twitter, kemungkinan percakapan seputar #DataKitaAman didominasi oleh akun-akun buzzer Kominfo dan pemerintah seperti @FMB9ID_, @pelangiputihh, @mba_diahworo, dan @kangdede78, serta akun penyedia jasa giveaway @GAsantaii.

“Untuk mengetahui akun buzzer atau tidak bisa dilihat dari pola percakapan akun tersebut yang dominan menginformasikan seputar kinerja pemerintah, khususnya Kominfo dan bisa dilihat dari akun-akun yang diikutinya,” tutur Rahmat.

Berikut adalah pola pembicaraan tagar #DataKitaAman dari analisis Drone Emprit:



Seperti diketahui, PP 71 tersebut dikritik oleh komunitas industri digital Tanah Air. Para pelaku industri menyesalkan pemerintah memberikan keleluasaan terhadap penyelenggara sistem elektronik (PSE) lingkup privat untuk menyimpan pusat data (data center) di luar Indonesia.


Berita Terkait:


Alasan kritik tersebut karena penyedia data center lokal bisa kalah bersaing dengan penyedia data center global yang menawarkan paket lebih murah. Selain itu, dengan data disimpan di luar negeri juga cenderung merepotkan dalam penegakan hukum dan kedaulatan atas data.

Sebelumnya, Cyberthreat.id pernah melaporkan, bahwa penegak hukum selama ini merasa kesulitan dalam mendapatkan data-data sebagai bahan penyelidikan jika harus berhadapan dengan platform asing.

Redaktur: Andi Nugroho

#tagardatakitaaman   #pp712019   #pp71   #kementeriankominfo   #semuelabrijanipangerapan   #fmb9   #pp822012   #datakitaaman

Share:




BACA JUGA
Data Pribadi Peserta Dibocorkan di Forum Peretas, BPJS Ketenagakerjaan: Kami Tindaklanjuti Ini Serius
Bjorka Klaim Bobol BPJS Ketenagakerjaan. Bocorkan Sampel Data Pribadi dari Warga Kota Tangerang
Situsweb Pemerintahan Disusupi Judi Online, Dirjen Aptika Sebut Pengelola Web Kurang Paham Keamanan Siber
Pasca Gempa Cianjur Kemenkominfo dan Operator Seluler Lakukan Pemulihan Jaringan
KEBOCORAN DATA
Soal Klaim Bjorka, Menteri Kesehatan: Itu Bukan Data PeduliLindungi