
FIFA 20 Global Series | EA Sports
FIFA 20 Global Series | EA Sports
Cyberthreat.id - Perusahaan game raksasa Electronic Arts (EA) Sports telah menyampaikan permintaan maaf terkait kebocoran data pribadi yang terjadi pada kompetisi FIFA 20 Global Series yang diikuti peserta dari seluruh dunia.
Dalam keterangannya pada Jumat (4 Oktober 2019), raksasa multinasional asal Kanada itu menyatakan masih mencari tahu kenapa informasi tentang para gamers yang mendaftar bisa bocor.
Bayangkan jika anda adalah seorang pendaftar yang Ingin mengikuti kompetisi FIFA 20 Global Series. Ketika anda menyelesaikan proses pendaftaran di situs EA Sports, tiba-tiba saat konfirmasi yang keluar adalah data orang lain dari berbagai negara.
Di dalamnya bahkan terdapat nama konten kreator seperti YouTuber hingga gamer/influencer terkenal. Data yang ditampilkan saat konfirmasi adalah nama, negara asal, email, tanggal lahir hingga link ke akun lain.
Data itu sebenarnya bisa "ditimpa" dengan data baru karena terdapat fitur update account, tapi yang bikin heboh adalah kenapa data pribadi orang bisa berada di sebuah akun yang sebelumnya kosong.
"Privasi dan keamanan pemain adalah yang paling penting bagi kami, dan kami sangat meminta maaf bahwa pemain kami mengalami masalah ini," demikian keterangan ES Sports dilansir BBC.
EA Sports menyebut sebanyak 16 ribu gamer terdampak persoalan kebocoran data tersebut. Para influencer dan konten kreator beramai-ramai mengkritik EA Sports di medsos karena begitu ceroboh dalam pengamanan dan perlindungan data.
"Kami telah menghubungi pihak-pihak yang terdampak data breach dan terus memperkuat perlindungan terhadap akun-akun yang telah mendaftar."
Share: