
Wakil Direktur Utama Hutchison 3 Indonesia Danny Buldansyah | Foto : Cyberthreat.id/Eman Sulaeman
Wakil Direktur Utama Hutchison 3 Indonesia Danny Buldansyah | Foto : Cyberthreat.id/Eman Sulaeman
Jakarta, Cyberthreat.id- Operator telekomunikasi PT Hutchison 3 Indonesia menyatakan siap melangsungkan aksi merger dan akuisisi dengan salah satu perusahaan telekomunikasi di Indonesia.
Untuk memuluskan rencana tersebut, Hutchison 3 sudah melakukan penjajakan dengan tiga operator telekomunikasi di Tanah Air, yaitu PT XL-Axiata Tbk, PT Indosat Ooredoo Tbk, serta PT Smart Telecom Tbk (Smartfren).
"Nanti kalau ada konsolidasi, kita lihat aja skemanya akan seperti apa. Kita bisa akuisisi, bisa merger. Kemungkinan konsolidasi itu kan, yang kita lihat sinerginya ada value-nya. Tetapi, penjajakannya baru ngomong-ngomong doang, baru ketemu, belum pacaran, baru penjajakan saja,” kata Wakil Direktur Utama Hutchison 3 Indonesia Danny Buldansyah di Jakarta, Selasa, (24 September 2019).
Namun, menutur Danny, yang menjadi syarat utama dalam proses konsolidasi, adalah ada pihak yang menjual dan ada pihak yang membeli. Tak hanya itu, harga penjualan dan pembelian juga harus masuk akal.
“Yang namanya konsolidasi itu, yang paling penting adalah harus ada willing buyer, dan willing seller. Ada yang mau beli, ada yang mau dijual. Nah sekarang ini, kita memposisikan, kita mau beli deh. Kalau harganya reasonable,” ujar Danny.
Selain itu, dalam proses konsolidasi, hal yang juga perlu dipertimbangkan adalah, soal sumber daya yang dimiliki operator telekomunikasi, aset, serta etos kerja. Sehingga, hal itu bisa saling melengkapi ketika terjadi proses konsolidasi.
“Kita lihat mana yang paling complement. Jangan, (Jaringan) Jakarta sama-sama kuat, Bandung sama-sama kuat, Medan sama-sama lemah. Kalau bisa dilihat, Jakarta enggak kuat, di Medan-nya kuat. Pelanggannya juga harus complement. Segmennya harus berbeda. Berikutnya, yang kita lihat etos kerja. Harus mirip-mirip. Kalau enggak mirip, kan susah,” tegas Danny.
Share: