
Menkominfo Rudiantara | Foto : Cyberthreat.id/Eman Sulaeman
Menkominfo Rudiantara | Foto : Cyberthreat.id/Eman Sulaeman
Jakarta,Cyberthreat.id- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memastikan Proyek Palapa RingTimur telah rampung. Itu artinya, proyek tersebut sudah bisa digunakan untuk kepentingan publik.
Bahkan, pada 31 Agustus 2019 belum lama ini, Kominfo telah melakukan uji coba panggilan video menggunakan jaringan internet cepat tersebut.
“Sudah selesai 100 persen. Sudah selesai diintegrasikan dengan paket Tengah dan paket Barat. Tinggal tunggu momentum untuk komersialisasi saja,” kata Rudiantara di Jakarta, Selasa, (17 September 2019).
Menurut Rudiantara, untuk memastikan bahwa jaringan Palapa Ring Timur sudah bisa dipakai, pihaknya juga melakukan uji coba melalui panggilan video dari Nunukan, Kalimantan Utara ke Asmat, Papua.
“Sudah digunakan uji coba video conference untuk Bupati Asmat dengan Bupati Nunukan. Dan itu berjalan dengan baik,” jelas Rudiantara.
Pemerintah membagi infrastruktur Palapa Ring di Indonesia menjadi paket Barat, Tengah, dan Timur berdasarkan letak geografis.
Palapa Ring Barat, yang sudah selesai sejak Maret 2018, menjangkau Riau, Kepulauan Riau hingga Pulau Natuna sepanjang 1.730 kilometer di laut dan 545 kilometer di darat. Palapa Ring Tengah meliputi Kalimantan, Sulawesi dan Maluku Utara.
Sedangkan Palapa Ring Timur menjangkau wilayah Nusa Tenggara, Maluku, Papua Barat dan pedalaman Papua dengan total panjang kabel serat optik sekitar 6.300 kilometer.
Rudiantara juga menuturkan, jaringan backbone kabel serat optik Palapa Ring mampu memberikan akses dan menyambungkan layanan internet ke seluruh wilayah Nusantara. Palapa Ring juga akan dimanfaatkan untuk mendukung kebangkitan ekonomi digital di Indonesia.
“Ini kita manfaatkan untuk mendukung ekonomi digital Indonesia. Dan, jangan lupa tahun 2020, proyeksi ekonomi digital kita akan mencapai US$ 130 miliar. Ini akan dicapai dengan dukungan seluruh ekosistem di Tanah Air,” ungkap Rudiantara.
Share: