IND | ENG
Goldman Sachs Tak Izinkan Apple Card untuk Cryptocurrency

Apple Card | Foto: www.livemint.com

Goldman Sachs Tak Izinkan Apple Card untuk Cryptocurrency
Andi Nugroho Diposting : Minggu, 04 Agustus 2019 - 09:20 WIB

New York, Cyberthreat.id – Kartu kredit Apple yang bakal diluncurkan pada Agustus mendatang tidak akan dipakai untuk pembelian mata uang digital (cyrptocurrency). Hal itu disampaikan oleh Goldman Sachs Group Inc, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (3 Agustus 2019).

Goldman Sachs adalah salah satu mitra bisnis Apple dalam proyek Apple Card tersebut. Goldman Sachs membuat pernjajian seperti itu dengan Apple, seperti diutarakan perusahaan di situs webnya, Jumat lalu.

Perjanjian itu menyebutkan, bahwa kartu tidak dapat digunakan untuk membeli uang muka atau setara kas yang mencakup cryptocurrency, chip permainan kasino, taruhan jalur balap, atau tiket lotre.


Berita Terkait:


Goldman menolak berkomentar atas berita tersebut. Apple tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Apple Card adalah bagian dari upaya yang lebih luas oleh Apple untuk mendapatkan lebih banyak pendapatannya dari layanan setelah bertahun-tahun sangat bergantung pada penjualan iPhone, yang turun 12 persen pada kuartal terakhir 2019.

Bagi Goldman, kemitraan bersama Apple adalah bagian dari upaya bank investasi lama untuk membangun bisnis yang menghadap konsumen.

Apple dan Goldman tidak sendirian dalam melarang pembelian cryptocurrency seperti Bitcoin dengan kartu kredit.

Bank-bank besar Amerika dan Inggris Lloyds Banking Group Plc dan Virgin Money VM.L juga melarang pembelian semacam itu tahun lalu, mengikuti pimpinan raksasa perbankan A.S. JP Morgan Chase & Co dan Citigroup.

Bank-bank khawatir bahwa harga yang berubah-ubah dapat membuat konsumen dibebani dengan hutang yang tidak dapat mereka bayar.

Kartu kredit tersebut untuk pertama kalinya diumumkan ke publik pada Maret lalu. Selain menggandeng Goldman Sachs, Apple juga menjalin dengan Mastercard untuk pemanfaatan kartu tersebut. Apple Card juga akan tersedia dalam bentuk dompet digital (e-wallet) yang digunakan melalui Apple Pay.

Goldman Sachs, menurut CNBC, akan menyediakan alat peranti lunaknya untuk Apple Card, sedangkan Apple menyediakan layanan aplikasi Apple Wallet.

Apple juga membuat kartu fisik yang terbuat dari titanium. Kartu titanium fisik, menurut CNET, juga akan tersedia untuk dipakai di tempat-tempat yang belum menerima pembayaran seluler.

Tidak seperti kebanyakan kartu kredit cash-back lainnya, Apple Card akan menawarkan pengguna cash-back harian melalui fitur “Daily Cash.”

Fitur “Daily Cash” ini mencakup:

  • Satu persen bila Anda menggunakan Apple Card fisik titanium untuk pembelian
  • Dua persen untuk setiap pembelian saat Anda menggunakan Apple Card digital melalui Apple Pay
  • Tiga persen ketika Anda menggunakan Apple Card digital pada pembelian yang Anda lakukan langsung dari Apple. Ini termasuk Apple Store, iTunes, dan App Store.

Apple mengatakan kartu tersebut tidak akan memiliki beban biaya tahunan, biaya keterlambatan, atau biaya yang melebihi batas. Dengan aplikasi, Anda dapat memantau pengeluaran Anda, memeriksa bunga yang terhutang dan melakukan pembayaran bulanan.

Meski bermitra dengan Goldman Sachs, Apple mengatakan bank "tidak akan pernah membagikan atau menjual data Anda ke pihak ketiga untuk pemasaran atau iklan,” ujar perusahaan.

Selain itu, Apple mengatakan, tidak akan mengetahui atau mengawasi apa yang pelanggan beli, di mana melakukan pembelian atau berapa banyak uang yang dibelanjakan.

#apple   #applecard   #kartukreditapple   #appstore   #itunes   #applestore   #goldmansachs

Share:




BACA JUGA
Apple Keluarkan Patch untuk Zero-Day Kritis di iPhone dan Mac
Aktivitas ClearFake Diperluas, Targetkan Sistem Mac dengan Atomic Stealer
iLeakage: Eksploitasi Safari Terbaru Berdampak pada Apple iPhone dan Mac dengan CPU Seri A dan M
Serangan Canggih Operasi Trangulasi Menyasar Apple iOS
Benarkah iOS Lebih Aman dari Android? Ah, Itu Hanya Ilusi!