
Proyek jaringan Palapa Ring Indonesia. Foto: Baktikominfo.id
Proyek jaringan Palapa Ring Indonesia. Foto: Baktikominfo.id
Tasikmalaya, Cyberthreat.id - Pembangunan infrastruktur jaringan paket Palapa Ring Timur diperkirakan selesai pada pertengahan tahun ini.
Saat ini, pengerjaan proyek tersebut telah mencapai 95 persen. Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan, proyek paket Palapa Ring Timur sempat terkendala insiden penembakan di Kabupaten Nduga, Papua.
Selain itu, terkendala banjir bandang yang melanda Sentani beberapa waktu lalu. Direktur Utama BAKTI Anang Latif, saat ditemui usai uji coba frekuensi 700 MHz di Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019) malam, seperti dikutip dari Antaranews.com, mengatakan, gara-gara banjir material yang untuk pembangunan sebagian hilang sehingga harus mengadakan ulang.
Sebelumnya, paket Palapa Ring Barat telah selesai pada awal 2018 dan Palapa Ring Tengah selesai akhir 2018.
Palapa Ring Timur dibagi ke dalam dua sub-paket, yaitu sub-paket pertama banyak berada di wilayah pesisir Papua yang dihubungkan melalui jaringan kabel laut. Selanjutnya, sub-paket kedua berada di darat, antara lain wilayah pedalaman di Papua.
Share: