IND | ENG
BSSN Sosialisasi Kesadaran Keamanan Siber Bagi Industri Kecil Menengah

bssn.go.id

BSSN Sosialisasi Kesadaran Keamanan Siber Bagi Industri Kecil Menengah
Kiki Sabrina Diposting : Senin, 30 Oktober 2023 - 12:02 WIB

Cyberthreat.id - Pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan hal yang sangat penting bagi perekonomian nasional. Hal ini dikarenakan IKM merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia.

Namun demikian, IKM di berbagai daerah umumnya menghadapi berbagai permasalahan, diantaranya adalah gangguan siber yang dapat menyerang dan merugikan pelaku IKM tersebut.

Sejalan dengan hal itu, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengadakan Sosialisasi Kesadaran Keamanan Siber Bagi IKM Untuk Wilayah Bandung dan Sekitarnya.

Sosialisasi itu dibuka oleh Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas di HARRIS Hotel & Conventions Ciumbuleuit Bandung, Jawa Barat pada Senin (30/10/2023).

Sosialisasi Kesadaran Keamanan Siber ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antara BSSN, Kemenperin, Pemprov Jabar, dan Kedubes Inggris di Jakarta. Sosialisasi dilaksanakan selama 2 (dua) hari yakni tanggal 30 dan 31 Oktober 2023.

Deputi Pamungkas saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa IKM saat ini sebagai tulang punggung perekonomian nasional, namun demikian terkadang kita lupa membekali pelaku usaha IKM dengan manajemen risiko.

“Sedapat mungkin kita jangan hanya menjadi korban teknologi digital, tapi kita juga bisa menangkalnya,” kata Pamungkas.

Lebih lanjut Deputi Pamungkas menyontohkan bahwa pelaku usaha industri kecil saat ini telah menggunakan QRIS sebagai mode transaksi pembayaran.

Namun QRIS tersebut bisa dipalsukan. Disinilah menjadi kewajiban BSSN untuk membekali pelaku usaha industri kecil dengan manajemen risiko dan literasi digital.

“BSSN memiliki tool yang disebut PAMAN KAMI yang dikhususkan bagi IKM untuk mengukur tingkat keamanan sibernya. Intinya kegiatan ini untuk mencegah kerugian akibat teknologi digital, dan mendukung perekonomian nasional Indonesia,” ungkap Deputi Pamungkas.  

Selanjutnya, peserta mendapatkan penambahan wawasan dalam bentuk paparan dari narasumber. Adapun narasumber yang mengisi acara tersebut adalah:

  • Sesditjen Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin Riefky Yuswandi yang memaparkan Kebijakan Pembangunan untuk Industri Kecil dan Menengah di era 4.0;
  • Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Noneng Komara Nengsih yang memaparkan Ekosistem dan Program Pembangunan untuk Industri Kecil dan Menengah di Provinsi Jawa Barat;
  • Direktur Keamanan Siber dan Sandi Industri BSSN Intan Rahayu yang memaparkan Lanskap Ancaman, Manajemen Risiko untuk Industri Kecil dan Menengah, dan Undang-Undang PDP.

Sosialisasi pada hari pertama Senin (30/10/2023) itu dihadiri oleh Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia Matthew Downing, Act. Asisten III Pemprov Jabar Hening Widiatmoko, perwakilan British Council, staf BSSN, staf kedubes Inggris, staf pemprov Jabar dan hampir 100-an pelaku usaha IKM dari daerah Bandung dan sekitarnya.

Para pelaku usaha IKM tersebut setelah mendapatkan pelatihan dengan metode pembelajaran berupa presentasi, sesi siang dilanjutkan studi teknis keamanan siber yang diberikan oleh instruktur/pengajar berpengalaman berasal dari BSSN.

BSSN berharap dengan diadakannya sosialisasi itu dapat menambah wawasan, pengetahuan, dan ketrampilan pelaku usaha IKM tentang keamanan siber, serta dapat menerapkannya di tempat usaha masing-masing. []

#bssn   #keamanansiber   #ikm

Share:




BACA JUGA
Seni Menjaga Identitas Non-Manusia
BSSN-Huawei Techday 2024
Keamanan Siber Membutuhkan People, Process, dan Technology.
BSSN dan Bank Riau Kepri Syariah Teken Kerja Sama Perlindungan ITE
Indonesia Dorong Terapkan Tata Kelola AI yang Adil dan Inklusif
SiCat: Inovasi Alat Keamanan Siber Open Source untuk Perlindungan Optimal