IND | ENG
Menteri Budi Arie Kupas Kebijakan Transformasi Digital Nasional

kominfo.go.id

Menteri Budi Arie Kupas Kebijakan Transformasi Digital Nasional
Kiki Sabrina Diposting : Selasa, 19 September 2023 - 07:30 WIB

Cyberthreat.id - Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam mewujudkan percepatan transformasi digital nasional, Kementerian Kominfo telah melaksanakan empat langkah kebijakan prioritas yaitu pembangunan infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital.

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyatakan Kementerian Kominfo mengampu penyiapan fondasi dalam mendorong percepatan transformasi digital nasional.

“Terutama untuk pemerataan infrastruktur digital, pengembangan talenta digital, dan literasi digital, tata kelola data dan teknologi digital, serta menjaga ruang digital agar aman sehingga dapat dimanfaatkan secara produktif dan mendorong manfaat teknologi digital ke seluruh masyarakat Indonesia. Intinya transformasi digital adalah membuat masyarakat lebih produktif, itulah digitialisasi,” jelasnya dalam Seminar Nasional 'Transformasi Digital Menuju Indonesia Maju', di Gedung Soeseko, Kampus II  Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta Selatan, Sabtu (16/09/2023).

Dalam menjalankan tugas itu, Kementerian Kominfo menerapkan kebijakan transformasi digital secara komprehensif dari hulu hingga hilir. Menurut Menteri Budi Arie, pelaksanaan transformasi digital di tingkat hulu dan menengah fokus dilakukan oleh Kementerian Kominfo. Sementara, di tingkat hilir Kementerian Kominfo berkolaborasi dan bersinergi dengan kementerian lembaga lain.

Menkominfo Budi Arie menjelaskan rangkaian empat sektor strategis percepatan transformasi digital Indonesia. Menurutnya, percepatan dan penyelesaian pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan informatika yang merata dan berkualitas akan menghubungkan Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote.

“Indonesia saat ini kecepatan internet-nya baru 27,1 mbps. Kecepatan internet Indonesia nomor 98 di dunia. Kita harus meningkatkan ranking kita, apalagi 2045 kita mau jadi negara maju. Indonesia ini negara besar, jadi pembangunan infrastruktur digital menjadi prioritas,” jelasnya.

Selanjutnya, setelah melakukan percepatan infrastruktur yang menjadi fondasi utama dalam akselerasi transformasi digital, Menteri Budi Arie menyatakan Kementerian Kominfo mempersiapkan terbentuknya masyarakat digital dengan menyelenggarakan Pemerintahan Digital, Ekonomi Digital, hingga Peningkatan Sumberdaya Manusia Digital.

“Penerapan digital government untuk mendukung dan mendorong pelayanan publik yang efisien, efektif, dan transparan. Kami sedang dalam proses mengintegrasikan layanan pemerintah melalui konsolidasi data. Presiden Joko Widodo sudah membentuk Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) supaya lebih cepat, semuanya serba terbuka dengan digital,” ungkap Menteri Budi Arie.

Dengan pembangunan infrastruktur digital yang massif dan penyediaan pusat data pemerintah untuk layanan pemerintahan digital akan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi digital Indonesia.

“Indonesia diprediksi menjadi negara nomor 4 ekonomi terbesar di dunia, namun jika infrastruktur digitalnya enggak memadai ini menjadi problem. Dengan masyarakat menjadi produktif, maka semua potensi yang dimiliki Indonesia akan lebih bisa dikelola, dimanfaatkan sebaik mungkin,” jelasnya.

Pengembangan ekonomi digital tersebut, Menurut Menkominfo Budi Arie Setiadi tentunya perlu didukung dengan manajemen talenta digital yang lebih luas. Salah satu hal yang menjadi perhatian pemerintah berkaitan dengan keberadaan masyarakat digital agar Indonesia dapat menjadi tuan rumah di ekonomi digital sendiri. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo telah menyiapkan beberapa program guna memungkinkan masyarakat Indonesia memasuki ruang digital dengan beragam cara.

“Keberhasilan transformasi digital bergantung pada kesiapan masyarakat untuk go digital. Kominfo menyiapkan program antara lain melalui Gerakan Literasi Digital untuk memberikan mereka akses ke pelatihan virtual tentang digital dasar, kurikulum seperti etika digital, keamanan digital, budaya digital, dan keterampilan digital dasar,” tuturnya.

Bahkan, Kementerian Kominfo menyiapkan Program Digital talent Scholarship untuk menciptakan talenta digital dari kalangan generasi milenial. 

“Program ini cocok untuk mereka yang memiliki keterampilan menengah dan berfokus pada komputasi awan, AI, IoT, Big Data Analytics, dll. Kami juga mengundang perusahaan teknologi global untuk bergabung dengan kami dalam model pelatihan digital ini,” kata Menteri Budi Arie.

Di samping itu, adapula program Digital Leadership Academy untuk mendukung pengembangan kota cerdas dan pembuat kebijakan digital, serta pendiri startup digital. 

“Program talenta digital secara masif ini disiapkan untuk mendukung masyarakat Indonesia go digital dan ambil bagian dalam Percepatan Transformasi Digital Indonesia. Itulah strategi pengembangan strategi transformasi digital. Ini menjadi bagian concern yang harus kita kerjakan bersama,” tandasnya.[]

#kominfo   #umkm   #digitalisasi   #aseandefa

Share:




BACA JUGA
Luncurkan Markas Aceh, Wamen Nezar Dorong Lahirnya Start Up Digital Baru
Wujudkan Visi Indonesia Digital 2045, Pemerintah Dorong Riset Ekonomi Digital
Ekonomi Digital Ciptakan 3,7 Juta Pekerjaan Tambahan pada 2025
Menkominfo Tantang Media Adopsi Perkembangan Teknologi
INA Digital Mudahkan Masyarakat Akses Layanan Publik dalam Satu Aplikasi