
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Cyberthreat.id – Kepolisian Spanyol menangkap seorang remaja berusia 19 tahun yang dianggap sebagai peretas paling berbahaya di negara tersebut.
Lelaki bernama Jose Luis Hueratas alias "Alcaseca", "Manga", dan "chimichuri" dianggap bertanggung jawab atas beberapa insiden siber tingkat tinggi. Jose juga membuat mesin pencari "Udyat" (eye of Horus).yang dipakai untuk menjual informasi curian dari hasil peretasan.
Kepolisian menangkapnya setelah melakukan investigasi sejak November 2022, tulis BleepingComputer, diakses Rabu (5 April 2023). Dalam penangkapan di rumahnya itu, polisi meyita komputer, uang tunai, dan lain-lain.
Investigasi dilakukan setelah insiden peretasan jaringan komputer Dewan Peradilan Nasional Spanyol (CGPJ). Dalam serangan itu, Jose mencuri data 575 ribu wajib pajak dan membuat basis data (berupa detail pribadi, nomor rekening, nomor bank, dll) yang kemudian dijual ke peretas lain.
Jose juga disangkakan telah menyamar sebagai Paolo Vasile, CEO Gestevision Telecinco /Mediaset Espana untuk menipu. Dari hasil penipuannya, ia meraup uang sebesar 300 ribu euro.
Polisi dapat melacak peretas muda tersebut dengan mengikuti jejak uang untuk layanan hosting dari server "Eye of Horus". Meski Jose menggunakan cryptocurrency yang telah "dibersihkan" melalui layanan pencampuran, polisi masih dapat melacak pembayaran tersebut dengan bantuan para ahli di Pusat Kriptologi Nasional.[]
Share: