
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Cyberthreat.id – Ribuan server di dunia menjadi target serangan peretasan ransomware yang menargetkan server VMware ESXi.
Serangan itu berusaha mengeksploitasi kerentanan perangkat lunak, ujar Badan Keamanan Siber Nasional Italia (ACN) memperingatkan organisasi atau lembaga yang memakai peranti tersebut, dikutip dari Reuters, Senin (6 Februari 2023).
Sementara itu juru bicara VMeware mengatakan, perusahaan telah mengetahui kejadian tersebut dan telah mengeluarkan informasi untuk tambalan kerentanan. Kerentanan ini ternyata telah berusia dua tahun dan perusahaan telah mengeluarkan tambalan pada Februari 2021. Oleh karenanya, perusahaan mendesak pengguna perangkat lunak VMware ESXi segera menginstal pembaruan.
Sejumlah negara di Eropa yang terkena serangan ini seperti Prancis, Finlandia, Inggris, Jerman. Lalu ditambah di Amerika Serikat dan Kanada.
VMware Inc adalah perusahaan teknologi komputasi awan dan mesin virtual asal Palo Alto, California, Amerika Serikat. Perangkat lunaknya berupa sistem operasi yang berjalan pada perangkat keras server. Pada Mei 2022, Broadcom Inc mengakuisisi VMware senilai US$61 miliar.
Perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan Minggu (5 Februari) mendesak agar para pelanggan melakukan tambalan yang telah disediakan. “Kebersihan keamanan adalah komponen kunci untuk mencegah serangan ransomware,” katanya.
Masalah ini menarik perhatian publik di Italia kemarin karena bertepatan dengan pemadaman internet secara nasional sehingga berdampak pada operator telekomunikasi Telecom Italia. Akibatnya, siaran streaming pertandingan sepak bola antara Spezia versus Napoli terganggu. Namun, belum terkonfirmasi apakah pemadaman itu terkait dengan serangan ransomware, tulis Associated Press.[]
Share: