
Ilustrasi. Mobil Porsche 911. Foto: total911.com
Ilustrasi. Mobil Porsche 911. Foto: total911.com
Cyberthreat.id – Porsche, produsen mobil sport asal Jerman, dikabarkan akan melengkapi kokpit mobilnya dengan aplikasi Google.
Kesepakatan itu hanya untuk mobil pabrikan Porsche, bukan untuk produksi induk perusahaan, Volkswagen AG, ujar sumber anonim Reuters yang dekat dengan perusahaan, Kamis (12 Januari 2023).
Dalam produksi mobil terbaru, pengguna bakal bisa menikmati aplikasi seperti Google Maps dan Google Assistant tanpa perlu mengoneksikan mobil ke ponsel Android.
Baik Porsche maupun Google belum mau dimintai komentar, sedangkan juru bicara perangkat lunak Volkswagen menolak memberikan tanggapan.
Sebelumnya Porsche enggan menggunakan perangkat lunak Google dengan alasan terlalu banyak data pengguna yang dibagikan, menurut Manager Magazin, majalah Jerman yang pertama kali melaporkan isu tersebut.
Sejauh ini belum ada penjelasan dari Porsche mengapa mereka memutuskan untuk memilih Google. Hanya saja, pada Oktober 2022, Chief Financial Officer Porsche, Lutz Meschke, sempat mengatakan bahwa perusahaan tengah menjalin hubungan dengan Google, Apple, Baidu, Tencent, dan Alibaba lantaran kerja sama dengan unit Cariad Volkswagen untuk penelitian dan pengembangan perangkat lunak telah berkahir.
Sejumlah produsen mobil terkemuka memang telah mengintegrasikan mobilnya dengan teknologi Google, sebut saja General Motors, Renault, Nissan, dan Ford. Mobil-mobil mereka telah memiliki paket Layanan Otomatif Google yang mencakup Google Maps, Google Assistant, dan aplikasi lainnya.
Meski begitu, sebagian produsen mobil juga lebih berhati-hati untuk mengizinkan Google masuk di kokpitnya. BMW, misalnya, tidak ingin menggunakan Google dengan alasan data pelanggan yang diakses.[]
Share: