
Ilustrasi Shutterstock
Ilustrasi Shutterstock
Cyberthreat.id – Rantai makanan cepat saji Amerika yang populer, Chick-fil-A, mengatakan sedang menyelidiki laporan tentang akun pengguna yang diretas.
“Kami sedang menyelidiki aktivitas mencurigakan di beberapa akun pelanggan. Kami berkomitmen untuk melindungi data pelanggan dan bekerja dengan cepat untuk mengatasi masalah tersebut,” kata Chick-fil-A di situsnya, dikutip Senin (9/1).
Chick-fil-A menekankan bahwa aktivitas penipuan “bukan karena kompromi sistem internal Chick-fil-A Inc..”
Pengguna telah melaporkan aktivitas penipuan di akun mereka. Misalnya, menurut WSB-TV, seorang wanita Georgia melaporkan penjahat menggunakan aplikasinya untuk membeli makanan di Maryland. Peretas membobol aplikasinya, memuatnya dengan ratusan dolar dari akunnya, dan memesan setengah dari menu Chick-fil-A.
Perusahaan memperingatkan pelanggan untuk tetap waspada. Jika Anda mengamati aktivitas yang mencurigakan di akun Anda, Anda harus segera mengubah kata sandi dan menghapus informasi pembayaran yang tersimpan dari akun Anda.
“Jika dana dimasukkan ke akun Anda dari kartu pembayaran tersimpan yang tidak Anda otorisasi, harap sengketakan transaksi(-transaksi) tidak sah dengan lembaga keuangan Anda. Waktu penyelesaian aktivitas penipuan yang mencurigakan bergantung pada lembaga keuangan Anda, ”kata Chick-fil-A.
Share: