IND | ENG
Mesin Pencari Bing Bakal Dipersenjatai  AI yang Digunakan ChatGPT

Microsoft. Foto: BBC.com

Mesin Pencari Bing Bakal Dipersenjatai AI yang Digunakan ChatGPT
Andi Nugroho Diposting : Rabu, 04 Januari 2023 - 10:10 WIB

Cyberthreat.id – Microsoft tak mau kalah dengan kepintaran mesin pencari Google.

Diperkirakan sebelum akhir Maret, mesin pencari Microsoft, Bing, akan muncul dengan “kecerdasan baru”.

Laporan The Information pada Selasa (3 Januari 2023) yang mengutip dua sumber anonimnya menyebutkan, mesin Bing akan didukung oleh teknologi kecerdasan buatan (AI) yang juga dipakai pada ChatGPT, sebuah chatbot AI buatan OpenAI yang akhir 2022 membuat heboh karena kepintarannya.

Tahun lalu, Microsoft pernah mengatakan rencana mengintegrasikan teknologi OpenAI, yaitu perangkat lunak image-generation, yang dikenal sebagai DALL-E2, ke dalam Bing.

Namun, detail informasi terkait pekerjaan AI seperti apa yang bakal disematkan pada Bing hingga kini belum terbuka. Baik Microsoft maupun OpenAI menolak berkomentar terkait hal tersebut, tulis Reuters.

Pada 30 November lalu, OpenAI merilis ChatGPT untuk pengujian publik. Chatbot ini merupakan aplikasi perangkat lunak yang dirancang untuk meniru percakapan mirip manusia berdasarkan permintaan pengguna dan dapat menjawab berbagai pertanyaan sambil meniru gaya berbicara manusia.

Dalam uji coba yang dilakukan Cyberthreat.id, mesin tersebut sangat bagus menyusun sebuah pidato pendek. Bahkan, chatbot itu bisa diminta untuk menyusun puisi juga contoh sebuah rencana perjalanan. Ketika ChatGPT keluar, banyak kalangan mengkhawatirkan mesin ini karena mengancam pekerjaan penulis, wartawan, programmer, dan lain-lain yang berkaitan dengan menulis.  

OpenAI telah lama bekerja sama dengan Microsoft. Tercata, sejak 2016 keduanya mulai menjalankan sebagian eksperimen untuk proyek Azure. Microsoft ingin menjadikan platform cloud, Azure, mendapatkan dukungan pembelajaran mendalam dan AI, demikian tertulis di situsweb OpenAI

Sementara itu, pada Juli 2019, keduanya meneken kontrak kerja sama tahun jamak untuk mengembangkan dan memperluas Microsoft Azure dalam sistem AI bersakala besar.

“Melalui kemitraan ini, perusahaan akan mempercepat terobosan dalam AI dan memperkuat upaya OpenAI untuk menciptakan artificial general intelligence (AGI),” ujar Microsoft.

Dari situlah, keduanya akan membangun teknologi superkomputer Azure AI baru dan mengomersialkan teknologi AI barunya.[]

#microsoft   #openAI   #google   #mesinpencari   #bing

Share:




BACA JUGA
Demokratisasi AI dan Privasi
Microsoft Ungkap Aktivitas Peretas Rusia Midnight Blizzard
Microsoft Merilis PyRIT - Alat Red Teaming untuk AI Generatif
Google Mulai Blokir Sideloading Aplikasi Android yang Berpotensi Berbahaya di Singapura
Google Penuhi Gugatan Privasi Rp77,6 Triliun Atas Pelacakan Pengguna dalam Icognito Mode