IND | ENG
CISSReC: Google, FB dan IG Lebih Berbahaya dari FaceApp

DR. Pratama Persadha | Foto: Faisal Hafis

CISSReC: Google, FB dan IG Lebih Berbahaya dari FaceApp
Arif Rahman Diposting : Jumat, 19 Juli 2019 - 18:20 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id - Praktisi keamanan cyber Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha, menyebut Google, Instagram dan Facebook jauh lebih berbahaya ketimbang FaceApp terkait privasi dan keamanan data.

"Kemungkinan (negatif) itu (dari FaceAPP) memang ada, tapi masih terlalu jauh," kata Pratama kepada Cyberthreat.id, Jumat (19 Juli 2019). 

FaceApp, kata dia, adalah aplikasi gratis yang mengumpulkan foto dan tentunya membutuhkan pemasukan. Salah satu pemasukan itu adalah dengan menjual foto pengguna untuk tujuan komersial. 

Kemudian muncul kekhawatiran bahwa foto tersebut dikumpulkan untuk nantinya membuka password smartphone para pengguna. Kondisi itu, kata Pratama, berbeda dengan FB, IG dan Google yang mengolah data para pemakainya lalu dijual kepada pihak ketiga. 

"Persoalan FaceApp menjadi ramai di Amerika Serikat (AS) karena dikaitkan dengan Pilpres 2020. Kalau IG, FB dan Google seperti kasus Cambridge Analytica," ujarnya. 

Pratama menelusuri lebih lanjut tentang FaceApp. Seorang peneliti cyber asal Prancis, Baptiste Robert, mengecek kemana "larinya" foto-foto yang diupload ke FaceApp.

Ternyata, semua foto dikirim ke server FaceApp, bukan di Rusia namun di data center milik Amazon.

"Ini sekaligus menjawab banyaknya ketakutan menginstall FaceApp," tegasnya.

Pejabat dan Orang Penting

Pratama menyarankan FaceApp sebaiknya tidak digunakan oleh pejabat negara. Di beberapa negara, kata dia, ada imbauan khusus kepada para pejabat atau militer untuk tidak bermain media sosial.

"Karena bermain media sosial akan mempermudah profiling asing kepada mereka," ujarnya.

FaceApp dengan ketentuannya secara umum adalah hal yang biasa dan banyak dilakukan oleh aplikasi lainnya, seperti akses ke kamera dan kontak smartphone.

FaceApp juga memberikan ketentuan bahwa mereka bisa menjual serta mendistribusikan foto yang ada di aplikasi.

"Foto tidak otomatis terhapus dari server FaceApp walaupun pengguna sudah menghapusnya. Apa bedanya dengan yang lain."

#cissrec   #pratama   #persadha   #faceapp   #google   #facebook   #instagram

Share:




BACA JUGA
Google Mulai Blokir Sideloading Aplikasi Android yang Berpotensi Berbahaya di Singapura
Google Penuhi Gugatan Privasi Rp77,6 Triliun Atas Pelacakan Pengguna dalam Icognito Mode
Malware Menggunakan Eksploitasi MultiLogin Google untuk Pertahankan Akses Meski Kata Sandi Direset
Google Cloud Mengatasi Kelemahan Eskalasi Hak Istimewa yang Berdampak pada Layanan Kubernetes
Penting: Kerentanan Zero-Day Chrome Terbaru yang Dieksploitasi di Alam Liar – Upadate-ASAP