
Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia
Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia
Cyberthreat.id – Bank Indonesia (BI) resmi mengeluarkan peta jalan Rupiah Digital. Ada beberapa alasan diluncurkannya Rupiah Digital ini.
“Ada tiga hal penting kenapa Bank Indonesia mengeluarkan Rupiah Digital,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Talkshow Rangkaian Birama: Meniti Jalan Menuju Rupiah Digital, Jakarta, Senin (5/12).
Perry menuturkan, alasan pertama adalah karena BI adalah salah satunya lembaga negara sesuai undang-undang yang berwenang mengeluarkan mata uang digital di Indonesia.
Kedua, BI ingin melayani masyarakat yang ingin melakukan inovasi alat pembayaran. Saat ini, sambungnya, secara demografi masyarakat masih menggunakan alat pembayaran uang kertas dan pembayaran berbasis rekening debit/kredit.
Untuk itu, BI menyediakan alat pembayaran berupa Rupiah Digital untuk memenuhi keinginan generasi milenial yang sudah mulai beralih ke digitalisasi pembayaran.
“Tapi anak-anak kita, kawan-kawan kita 60% di BI, Indonesia itu millennial dan memerlukan alat pembayaran digital. Jadi alasan yang kedua BI sebagai satu-satunya bank sentral di Indonesia melayani masyarakat yang membutuhkan alat (pembayaran .red) kita siapkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Perry mengatakan alasan BI mengeluarkan Rupiah Digital adalah karena central bank digital currency (CDBC) bisa digunakan untuk kerja sama internasional. Untuk itu, BI bersama bank sentral negara lain bekerja sama untuk mengembangkan CBDC.
“Puji Tuhan, Alhamdulilah di G20 kemarin kita sudah sepakati pilihan-pilihan konseptual desain CDBC seperti apa, bagaimana CDBC untuk inklusi keuangan untuk kalangan milenial, dan bagaimana CDBC itu saling kerja sama internasional cross border CDBC,” tutur Perry.
Ia menambahkan, ke depannya ada konversi, kurs nilai tukar, dengan beberapa CDBC negara-negara lain. Saat ini, proses tersebut masih dalam pengembangan.
“Nanti ke depannya ada konversinya, exchange rate-nya, nilai tukar digital rupiah dengan digital dolar, digital euro, digital thai bath, digital malaysia ringgit itu dikembangkan,” imbuh Perry.
Share: