
Huawei | Foto: yicaiglobal.com
Huawei | Foto: yicaiglobal.com
Cyberthreat.id – Pemerintah Jerman tidak ingin mengikuti langkah Amerika Serikat yang melarang produk buatan perusahaan telekomunikasi China, seperti Huawei dan lainnya.
Akan tetapi, pemerintah akan membuat keputusan tentang hal tersebut berdasarkan kasus per kasus,kata juru bicara Kementerian Ekonomi Jerman, Jumat (2 Desember 2022).
Pekan lalu, Komisi Komunikasi Federal (FTC) Amerika Serikat melarang perizinan perangkat baru dari Huawei dan ZTE untuk masuk ke negara tersebut. Alasannya, peralatan tersebut bisa menimbulkan “risiko berat” bagi keamanan nasional AS.
Menurut Reuters, strategi Kementerian Ekonomi Jerman yang diterapkan di negara bagian adalah pengawasan penggunaan komponen.
Disebutkan bahwa komponen teknologi informasi baik buatan perseorangan maupun perusahaan akan dilarang dan dinyatakan tak dipercaya jika pemasok (supplier) membuat pernyataan palsu, tidak mendukung audit keamanan, atau tak melaporkan atau menambal kerentanan sesegera mungkin.
Dalam makalah strategi setebal 104 halaman itu, kementerian juga merekomendasikan pelarangan komponen dan produk TI yang dibuat oleh pemasok dari negara otoriter. Pelarangan yang sama juga untuk infrastruktur penting lain, seperti transportasi atau pasokan air dan makanan.
Menanggapi hal itu, Huawei mengatakan masih mengandalkan dialog yang konstruktif dan berdasarkan pada fakta.
"Penggunaan jaringan yang aman tidak bergantung pada negara asal penyedia, tapi hanya dapat dipastikan melalui standar global dalam kerja sama internasional antara industri dan otoritas pengatur," kata Huawei.[]
Share: