
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Tel Aviv, Cyberthreat.id - Eliyahu Gigi, warga Tel Aviv, Israel, ditetapkan menjadi tersangka terkait dengan dugaan pencurian senilai US$ 1,7 juta di berbagai mata uang kripto (cryptocurrency).
Laki-laki 31 tahun itu dilaporkan telah mencuri Bitcoin, Ethereum, dan Dash dari berbagai orang asing, di antaranya Belanda, Belgia, dan Jerman, demikian seperti dilaporkan Globes yang dikutip The Next Web, diakses Kamis (18 Juli 2019).
Gigi dijerat tuduhan berlapis, antara lain pencurian, penipuan, pemalsuan, penggunaan dokumen palsu, sumpah palsu, pencucian uang, dan pelanggaran pajak penghasilan.
Menurut laporan Globes, Gigi telah mengoperasikan sebuah perusahaan dan sejumlah situs web abal-abal yang memungkinkan dirinya melakukan aktivitas haramnya dengan menipu orang-orang yang ditargetkan.
Gigi menggunakan situs webnya untuk mendistribusikan perangkat lunak berbahaya (malware) ke komputer korban dan mencuri mata uang kripto milik korban. Sejauh ini belum ada laporan detail bagaimana teknis malware itu bisa mencuri mata uang kripto tersebut.
"Namun, memang ada salah satu situs web milik Gigi yang menawarkan perangkat lunak dompet mata uang kripto," tulis The Next Web.
"Jadi ketika pengguna mengisi nama pengguna (user) dan kata sandi (passowrd), data sensitif tersebut dikirim langsung ke Gigi. Dia kemudian menggunakan detail informasi itu untuk mencuri 'ratusan kritpokurensi' dari dompet digital korban di sejumlah negara," tulis laporan itu.
Gigi ditangkap awal tahun ini bersama dengan adik laki-lakinya. Kepolisian awalnya meyakini bahwa keduanya telah mencuri sekitar US$ 100 juta dalam bentuk Bitcoin melalui penipuan phising internasional. Namun, setelah penyelidikan berlangsung, jumlah yang diperkirakan dicuri secara dramatis menurun menjadi US$ 1,7 juta.
Hingga kini saudaranya itu masih buron. Ketika ditangkap dan didakwa, Eliyahu Gigi belum dihukum karena kejahatan ini.
Selama cryptocurrency memiliki nilai, orang mungkin akan mencoba untuk mencurinya.
Sebuah laporan dari perusahaan analitik CipherTrace menemukan bahwa lebih dari US$ 350 juta cryptocurrency telah dicuri dalam tiga bulan pertama tahun 2019.
Jika Anda mencari dompet mata uang kripto, selalu periksa tiga kali dengan siapa Anda berbagi informasi dan perangkat lunak itu sah.
Share: