IND | ENG
Layanan Komunikasi Pertahanan Australia Diserang Ransomware

Ilustrasi | Foto: freepik.com

Layanan Komunikasi Pertahanan Australia Diserang Ransomware
Andi Nugroho Diposting : Selasa, 01 November 2022 - 09:41 WIB

Cyberthreat.id – Australia bertubi-tubi mendapatkan serangan siber dalam sebulan terakhir.

Kabaru terbaru, peretas menargetkan platform komunikasi yang digunakan oleh anggota militer dan staf pertahanan dengan ransomware.

Saat diwawancarai oleh Radio ABC, Asisten Menteri Pertahanan Australia, Matt Thistlethwaite, mengatakan bahwa ForceNet, salah satu penyedia layanan komunikasi eksternal yang dikontrak Departemen Pertahnanan untu menjalankan salah satu situswebnya, diserang oleh peretas.

“Tapi, sejauh ini tidak ada data yang disusupi,” ujarnya dikutip dari Reuters, Senin (31 Oktober 2022).

Ransomware adalah perangkat lunak jahat (malware) yang dipakai peretas untuk mengunci file di komputer korban. Peretas biasanya mengancam akan membocorkan data-data perusahaan yang telah dicurinya melalui serangan ransomware itu, kecuali membayar sejumlah uang tebusan.

Menurut dia, insiden siber tersebut “bukan serangan atau pelanggaran sistem dan entitas (teknologi) pertahanan”.

“Sampai saat ini, tidak ada bukti bahwa kumpulan data telah dilanggar, data yang dimaksud adalah data perusahaan atas nama pertahanan,” katanya.

Sementara, Australian Broadcasting Corp melaporkan, beberapa informasi pribadi seperti tanggal lahir dan rincian pendaftaran personel militer mungkin telah dicuri. ABC mengutip sumber tak dikenal yang mengetahui penyelidikan tersebut.

Thistlethwaite mengatakan pemerintah akan melihat insiden itu "sangat serius" dan semua personel pertahanan telah diberitahu dan disarankan mengubah kata sandi mereka.

Juru bicara Departemen Pertahanan mengatakan sedang memeriksa isi dari kumpulan data yang terkena dampak dan informasi pribadi yang ada di dalamnya.

Belum lama ini, sejumlah perusahaan terbesar Australia, seperti operator seluler Optus , yang dimiliki oleh Singapore Telecommunications Ltd , dan perusahaan asuransi kesehatan terbesar di negara itu, Medibank Private Ltd diserang oleh peretas. Jutaan data pelanggan mereka dibocorkan peretas di internet.[]

#australia   #departemenpertahananaustralia   #ransomware   #forcenet

Share:




BACA JUGA
Phobos Ransomware Agresif Targetkan Infrastruktur Kritis AS
Google Cloud Mengatasi Kelemahan Eskalasi Hak Istimewa yang Berdampak pada Layanan Kubernetes
Malware Carbanak Banking Muncul Lagi dengan Taktik Ransomware Baru
Awas! Bahaya Ekosistem Kejahatan Siber Gen Z
Grup 8Base Sebarkan Varian Phobos Ransomware Terbaru melalui SmokeLoader