
illustrasi
illustrasi
Cyberthreat.id – Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo, mengungkapkan bahwa tim khusus belum menyimpulkan sosok yang ditangkap di Madiun, Jawa Timur itu adalah peretas Bjorka.
Ia hanya membenarkan, tim khusus yang terdiri dari unsur Kemenkopolhukam, Polri, Badan Intelijen Negara beserta Kemenkominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), telah menangkap seorang pemuda di Madiun, Jawa Timur yang diduga terkait dengan peretas Bjorka.
“Belum disimpulkan karena masih didalami tim khusus, saya tidak bisa menjelaskan sebelum tim khusus telah selesai bekerja,” kata Dedi di Jakarta, Kamis (15 September 2022).
Dedi mengatakan pihaknya akan segera mengumumkan hasil kerja timsus jika sudah ditemukan fakta-fakta terkait dengan pelaku yang terkait dengan sejumlah kasus kebocoran data.
Sebagai informasi, tim khusus tersebut dibentuk saat rapat internal yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan dihadiri Kepala BSSN Hinsa Siburian, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, serta Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/9).
Tim khusus ini dibentuk pemerintah lantaran maraknya kasus kebocoran data yang terjadi belakangan ini.
Sebelumnya, seorang pengguna forum kebocoran data dengan username Bjorka juga membocorkan sejumlah data milik pemerintah indonesia. Bjorka membocorkan data-data sensitif seperti 26 juta data Indihome yang bocor, 103 M data SIM Card penduduk Indonesia, 105 juta data pemilih dari KPU, hingga data pribadi sejumlah pejabat di Indonesia salah satunya data milik Menteri Kominfo Johnny G. Plate.
Bahkan terbaru, seorang pengguna forum kebocoran data dengan username ssPX, menawarkan database yang berisi 102 juta data pribadi masyarakat indonesia, yang diklaim milik Kementerian Sosial.
Ketika ditelusuri lebih lanjut, ssPX juga melampirkan sebuah link berisi data gratis yang bisa di unduh dengan besar 44.9 MB. Data tersebut memiliki isian data seperti foto data pribadi penduduk indonesia, seperti KTP, KK, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dll.
Share: