
Menkominfo, Johnny G. Plate saat memberikan sambutan dalam B20-G20 Dialogue: Digitalization Task Force yang dilaksanakan secara hibrida dari Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Kamis (7/7) malam. Dok. Humas Kementerian Kominfo
Menkominfo, Johnny G. Plate saat memberikan sambutan dalam B20-G20 Dialogue: Digitalization Task Force yang dilaksanakan secara hibrida dari Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Kamis (7/7) malam. Dok. Humas Kementerian Kominfo
Cyberthreat.id – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengungkapkan ada beberapa poin penting yang harus ditingkatkan dalam digitalisasi dan kemajuan internet di negara berkembang.
Menurutnya, dengan kondisi itu, laju digitalisasi pasar global akan menghasilkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun ke depan karena saat ini dunia akan berkutat pada digitalisasi.
“Digitalisasi akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang besar di tahun-tahun mendatang, di mana valuasi pasar transformasi digital diproyeksikan tumbuh dari sekitar US$520 miliar pada tahun 2021 menjadi lebih dari US$1,24 triliun pada tahun 2026,” katanya dalam B20-G20 Dialogue: Digitalization Task Force yang dilaksanakan secara hibrida dari Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Kamis (7/7/) malam.
Ia menuturkan, ada potensi perluasan bisnis berbasis digital dalam waktu dekat dengan adanya inovasi digital. Diperkirakan juga 70% penciptaan nilai baru dalam perekonomian akan didasarkan pada model bisnis berbasis digital pada 2030.
“Beberapa diantaranya diproyeksikan melalui aplikasi mobil tanpa pengemudi, meningkatkan portabilitas untuk identitas digital melalui web 5.0 dan masih banyak lagi,” sambungnya.
Terlepas dari potensi pemanfaatan teknologi yang menjanjikan, Menteri Johnny menilai ekosistem digital perlu memperhatikan berbagai tantangan yang ada.
Salah satunya adalah masih adanya kesenjangan digital, di mana hanya 20% orang yang memiliki akses untuk terhubung ke internet di negara-negara kurang berkembang dan kesenjangan gender di industri digital masih berlanjut di seluruh dunia.
Oleh karena itu, Menkominfo mendorong upaya bersama secara serius dalam menjembatani kesenjangan yang ada.
Terutama di tengah pandemi covid-19 dan situasi geopolitik yang sedang berlangsung yang mengakibatkan terganggunya rantai pasokan makanan dan energi, kenaikan harga yang turut menambah dampak atas krisis ekonomi.
“Kita justru berada diambang mempertaruhkan janji manis pada digitalisasi bagi mereka yang tertinggal. Oleh karena itu, meningkatkan pentingnya upaya kolaboratif untuk menghadirkan kesejahteraan publik pun perlu ditingkatkan,” ucapnya.
Share: