
Bendera Ukraina | Foto: freepik.com
Bendera Ukraina | Foto: freepik.com
Cyberthreat.id – Badan keamanan siber Ukraina, CERT-UA, mengatakan kemarin waktu setempat bahwa mereka telah menemukan peringatan serangan siber di forum peretasan.
Sebuah pesan merujuk pada penyewaan server untuk mempersiapkan serangan baru ke sejumlah situsweb sektor publik, perbankan, dan pertahanan, kata mereka dikutip dari Reuters, Senin (21 Februari 2022).
Ukraina telah mengalami serangan siber beberapa pekan terakhir. Mereka mengarahkan telunjuknya kepada para peretas Rusia dan menuding pemerintah Moskow turut mendukung dalam serangan tersebut.
Pekan lalu Ukraina telah dengan terang-terangan menuduh Rusia di balik serangan DDoS ke Kementerian Pertahanan dan sektor perbankan.
Ukraina pun mendapat sokongan dari Inggris dan Amerika Serikat. Kedua negara itu juga menyakini bahwa serangan siber yang sejauh ini menargetkan Ukraina adalah ulah peretas Rusia.
Namun, Rusia membantah telah merencanakan serangan siber apa pun.
"Kami dengan tegas menolak pernyataan tak berdasar dari pemerintah AS dan mencatat bahwa Rusia tidak ada hubungannya dengan peristiwa yang disebutkan dan pada prinsipnya tidak pernah melakukan dan tidak melakukan operasi 'jahat' di dunia maya," kata Kedutaan Rusia.[]
Share: