
Presiden Jokowi didampingi Seskab Pramono Anung, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid saat membuka B20 Inception Meeting, Kamis (27 Januari2022). | Foto: Setkab.go.id
Presiden Jokowi didampingi Seskab Pramono Anung, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid saat membuka B20 Inception Meeting, Kamis (27 Januari2022). | Foto: Setkab.go.id
Cyberthreat.id – Presiden Joko Widodo menyinggung investasi kabel telekomunikasi bawah laut yang sedang dikerjakan pemerintah.
“Untuk mendorong interkonektivitas global yang semakin meningkat, saat ini ada tiga investasi pembangunan kabel telekomunikasi bawah laut yang sedang berproses,” ujar Jokowi dalam pembukaan B20 Inception Meeting, Kamis (27 Januari 2022).
Jokowi mengatakan kabel telekomunikasi bawah laut tersebut akan menghubungkan langsung Indonesia dengan pantai Barat Amerika Serikat tanpa ada negara perantara.
Proyek infrastruktur itu diyakini akan meningkatkan kapasitas bandwidth Indonesia lebih dari 100 persen setelah pembangunan kelar.
Menurut Jokowi, investasi tersebut salah satu upaya mendorong perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Terlebih selama pandemi Covid-19, sektor informasi dan komunikasi yang merupakan tulang punggung dari ekonomi digital dan telah mengalami pertumbuhan yang positif selama tiga kuartal berturut-turut.
“Indonesia juga memberikan perhatian serius pada pengembangan teknologi digital, terutama yang mempunyai kontribusi langsung kepada pemberdayaan UMKM dan pengembangan SDM,” kata Jokowi.
Terlebih, menurut dia, Indonesia menjadi tempat investasi yang sangat menarik, khususnya di sektor infrastruktur ekonomi digital. Ini karena Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat besar dan daya beli yang terus meningkat pesat.
“Kami ingin mengundang investasi yang memberikan kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dan mendapatkan manfaat dari transformasi ekonomi digital,” ujar dia.
Jokowi menambahkan, ekonomi digital di Indonesia terus berkembang pesat, saat ini saja Indonesia memiliki 1 decacorn dan 8 unicorn. Bahkan, sejak awal pandemi pemerintah mendorong sektor umkm untuk memanfaatkan platform digital dalam memasarkan produknya.
“Strategi ini telah berhasil menarik lebih dari 8,4 juta UMKM saat ini memiliki platform digital untuk menjual produknya,” klaim Jokowi.[]
Redaktur: Andi Nugroho
Share: