
Ilustrasi | Foto: coinstalk.org
Ilustrasi | Foto: coinstalk.org
Cyberthreat.id – Fenomena non-fungible token (NFT) sepekan belakangan direspons keliru oleh sebagian masyarakat Indonesia.
Ada pengguna di OpenSea, platform e-commerce NFT, yang justru menawarkan foto KTP hingga makanan, seperti bakso, sebagai aset kripto. Namun, akun tersebut kini telah hilang. (Baca: Jual Foto KTP sebagai NFT, Kemendagri: Bahaya dan Ada Pidananya)
Anggota Komisi 1 DPR RI, Dave Laksono, mengatakan, perlu ada edukasi tentang NFT agar teknologi tersebut tidak disalahgunakan pengguna, terutama terkait dengan data pribadi.
“Harus ada sosialisasi dari pemerintah, apalagi ini kan termasuk hal baru di Indonesia,” ujar Dave kepada Cyberthreat.id, Senin (17 Januari 2022).
Menurut Dave, edukasi dan pengenalan NFT ini perlu dilakukan agar masyarakat memahami fungsi dan tujuan NFT, sebagai salah satu platform penjualan karya seni digital. Jadi, masyarakat hanya menjual karya seni, bukan hal-hal lain apalagi yang terkait dengan data-data pribadi.
“Tujuannya kan untuk menjual karya seni, bukan menjual data-data seperti foto KTP dan lain-lain,” ujar dia.
Jika ada penjual data pribadi seperti foto KTP, kata dia, pemerintah perlu menindak tegas. Karena hal tersebut bertentangan dengan hukum dan membahayakan pihak yang memiliki data tersebut.
“Kalau sudah sampai ke data KTP yang dijual kan tentu berbahaya bisa disalahgunakan datanya, bisa dipakai daftar pinjaman online, makanya harus ada edukasi dan sosialisasi,” ia menambahkan.
Dave menyebutkan, pemerintah tidak perlu melakukan pengawasan yang terlalu ketat pada NFT di Indonesia. Ia justru khawatir pengawasan terlalu ketat dapat menghambat laju kreasi pada kreator digital lokal juga “bisa membuat Indonesia tertinggal dari negara lain”.
Dengan fenomena NFT, para kreator juga bisa dilirik pasar global.
Ia pun menyarankan agar kreator atau pihak yang aktif di bidang NFT bisa melaporkan ke Kominfo atau Kepolisian RI jika menemukan penjual foto KTP dan sejenisnya.
NFT tengah ramai di masyarakat setelah NFT foto swafoto milik Ghozali terjual jutaan rupiah. Bahkan, ia mampu mengumpulkan keuntungan hingga Rp1,5 miliar.[] (Baca: Menjual NFT Foto Diri, Amankah untuk Diri Kita?)
Share: