IND | ENG
 Mendagri Jerman Ancam Tutup Telegram

Ilustrasi Telegram

Mendagri Jerman Ancam Tutup Telegram
Yuswardi A. Suud Diposting : Kamis, 13 Januari 2022 - 14:52 WIB

Cyberthreat.id - Jerman mengancam dapat menutup Telegram jika layanan messenger yang populer di kalangan kelompok sayap kanan dan orang-orang yang menentang pembatasan terkait pandemi terus melanggar hukum Jerman.

Hal itu disampaikan  Menteri Dalam Negeri Nancy Faeser dalam sambutannya yang diterbitkan pada hari Rabu.

"Kami tidak bisa mengesampingkan hal ini," katanya kepada mingguan Die Zeit seperti dikutip Reuters.

"Pelarangan  akan menjadi masalah serius dan jelas merupakan upaya terakhir. Semua opsi lain harus dilakukan terlebih dahulu."

Dia menambahkan bahwa Jerman sedang berdiskusi dengan mitranya di Uni Eropa bagaimana mengatur Telegram.

Telegram merupakan aplikasi perpesanan yang telah berkembang. Penggunanya dapat membuat grup berdasarkan kesamaan minat dan pandangan.  

Di Jerman, Telegram saat ini dianggap sebagai sumber penyebaran teori konspirasi dan ujaran kebencian, terutama saat negara itu tengah berjuang menghadapi pandemi Covid-19.[]

#telegram   #jerman

Share:




BACA JUGA
Gunakan Bot Telekopye Telegram, Penjahat Siber Membuat Phishing Scams Skala Besar
Jutaan Orang Terinfeksi Spyware Tersembunyi dalam Aplikasi Telegram Palsu di Google Play
Spyware Android BadBazaar Targetkan Signal dan Pengguna Telegram
Telekopye, Bot Telegram Terbaru yang Mendukung Penipuan Phishing Skala Besar
Pengadilan Brasil Perintahkan Operasional Telegram Disetop