
Ilustrasi
Ilustrasi
Cyberthreat.id - Setelah bertahun-tahun bersikukuh mempertahankan sistem pembayarannya sebagai satu-satunya opsi, Apple akhirnya menyerah di Korea Selatan. Apple mengatakan akan memperkenalkan opsi pembayaran pihak ketiga untuk pertama kalinya di aplikasi iOS. Itu terjadi setelah Korea Selatan memberlakukan undang-undang yang dirancang untuk melarang monopoli sistem pembayaran yang selama ini dinikmati Google dan toko aplikasi Apple.
Keputusan Apple itu disampaikan oleh Komisi Komunikasi Korea seperti dilaporkan media lokal the Yonhap News Agency, Selasa, 11 Januari 2022. Namun, belum ada informasi lebih rinci kapan akan mulai diterapkan.
Apple saat ini mengambil jatah fee 30 persen untuk setiap pembelian produk digital milik pihak ketiga di toko aplikasi App Store oleh konsumen pengguna iOS. Sebagian pengembang melawan kebijakan Apple itu, seperti perusahaan game Fortnite dan Epic Games yang menggugat Apple ke pengadilan. Hasil dari gugatan itu, seperti dilaporkan The Verge, seorang hakim merintahkan Apple untuk mengizinkan pembayaran pihak ketiga di App Store, tetapi perintah itu kemudian ditunda karena Apple mengajukan banding. Apple sendiri telah menendangkan keluar Fortnite dan Epic Games dari App Store-nya.
Di Korea Selatan, pembuat undang-undang mendukung keluhan oleh pengembang aplikasi tentang pembayaran dalam aplikasi. Itu dibuktikan dengan lahirnya undang-undang baru yang memaksa Google dan Apple untuk tidak memonopoli sistem pembayaran.
Apple mengatakan akan membebankan biaya yang dikurangi kepada pengembang untuk menggunakan opsi pembayaran pihak ketiga. Itu seperti yang dijanjikan Google untuk dukungan pembayaran pihak ketiga. Namun, beberapa pengembang aplikasi mengatakan tidak adil bagi perusahaan-perusahaan ini untuk membebankan biaya apa pun lagi. Apple dan Google mengatakan biaya diperlukan untuk memelihara dan mempromosika platform aplikasi mereka.
Apple belum mengungkapkan berapa biaya yang akan dibebankan kepada pengembang untuk menerapkan pembayaran pihak ketiga di Korea Selatan, atau kapan opsi ini akan tersedia, atau bagaimana tepatnya pembayaran baru ini akan tersedia bagi konnsumen.
“Apple sangat menghormati undang-undang Korea dan sejarah kolaborasi yang kuat dengan pengembang aplikasi berbakat di negara itu. Pekerjaan kami akan selalu dipandu dengan menjaga App Store sebagai tempat yang aman dan tepercaya bagi pengguna kami untuk mengunduh aplikasi yang mereka sukai, ”kata Apple kepada Yonhap dalam sebuah pernyataan pers.
“Kami berharap dapat bekerja sama dengan KCC dan komunitas pengembang kami dalam solusi yang bermanfaat bagi pengguna Korea kami,” tambah Apple.[]
Share: