IND | ENG
 Pendiri WhatsApp Jadi CEO Sementara Signal

Brian Acton | Ilustrasi via Informance

Pendiri WhatsApp Jadi CEO Sementara Signal
Yuswardi A. Suud Diposting : Selasa, 11 Januari 2022 - 08:10 WIB

Cyberthreat.id - Brian Acton, salah satu pendiri WhatsApp dan pemodal Signal, menjadi CEO sementara Signal setelah Moxie Marlinspike mengundurkan diri sebagai CEO Signal.

Moxie yang telah memimpin Signal sejak diluncurkan pertama kali pada November 2015, mengabarkan hal itu dalam sebuah unggahan di situs web Signal pada Senin, 10 Januari.   

"Ini adalah tahun baru, dan saya telah memutuskan ini saat yang tepat untuk mundur dari CEO Signal," tulis Marlinspike di postingan blognya seperti dilansir Reuters.

Kabar itu  menandai perombakan di sebuah organisasi yang telah berkembang jauh dari sebuah tim kecil menjadi organisasi yang mempekerjakan lusinan orang, dan yang terus meluncurkan fitur-fitur baru.

“Setelah satu dekade atau lebih, sulit untuk melebih-lebihkan betapa pentingnya Signal bagi saya, tetapi saya sekarang merasa sangat nyaman menggantikan diri saya sebagai CEO berdasarkan tim yang kami miliki, dan juga percaya bahwa ini adalah langkah penting untuk memperluas kesuksesan Signal,” tambah Marlinspike.  

“Saya telah berbicara dengan kandidat selama beberapa bulan terakhir, tetapi ingin membuka pencarian dengan pengumuman ini untuk membantu menemukan orang terbaik untuk dekade berikutnya dari Signal,” tambahnya.

Sembari menunggu orang yang tepat, Brian Acton akan menjadi CEO sementara Signal.

Brian Acton bersama Jan Koum mendirikan WhatsApp pada 2009. Pada 2014, WhatsApp dibeli oleh Facebook (sekarang Meta). Menurut situs Signal, Acton  meninggalkan WhatsApp pada 2017 lantaran berbeda pandangan tentang penggunaan data pengguna dan iklan tertarget.

Seperti WhatsApp, Signal juga  aplikasi pesan instan terenkripsi. Bedanya, Signal mengutamakan privasi penggunanya. Kini keduanya bersaing  untuk mendapatkan kepercayaan pengguna. Saat WhatsApp memaksa pengguna agar menyetujui datanya dibagikan ke Facebook tahun lalu, misalnya, Signal mendapat lonjakan jumlah pengguna. (Lihat: Pengguna Melonjak 5 Kali Lipat, Aplikasi Signal Down di Sejumlah Negara)

Signal merupakan kombinasi dari dua aplikasi sebelumnya, yang disebut TextSecure dan RedPhone. Sejak itu, Signal telah menjadi pilihan yang aman secara de facto bagi jurnalis, teknolog, pengacara, aktivis, dan yang sadar akan privasi.

Pada Februari 2018, Marlinspike mengumumkan Signal Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang awalnya didanai oleh pinjaman US$50 juta dari Brian Acton.

Dalam posting blognya, Marlinspike mengatakan dia akan tetap berada di dewan Signal.

Pekan lalu, WIRED melaporkan bahwa fitur Signal untuk mentransfer cryptocurrency antar pengguna telah menyebar ke seluruh dunia.[]

#moxiemarlinspike   #signal   #brianacton

Share:




BACA JUGA
Fitur Baru Signal; Hanya Berbagi Nama, Tak Perlu Nomor Telepon
Signal Messenger Perkenalkan Enkripsi Tahan Kuantum PQXDH
Spyware Android BadBazaar Targetkan Signal dan Pengguna Telegram
Cara Mendaftar Telegram Tanpa Menggunakan Nomor Telepon
Signal Akan Hapus Dukungan Pesan Teks di Android