
Badan Siber dan Sandi Negara | Foto: BSSN
Badan Siber dan Sandi Negara | Foto: BSSN
Cyberthreat.id – Direktur Proteksi Infrastruktur Informasi Kritikal Nasional Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nur Achmadi Salmawan, menginginkan agar sektor pendidikan dan kesehatan masuk kategori infrakstutur informasi vital nasional (IIVN).
Saat ini baru ada lima sektor yang masuk kategori informasi vital, antara lain sektor energi, teknologi informasi dan komunikasi, pemerintah, dan keuangan.
Padahal, kata dia, masih ada beberapa sektor yang masuk kritis, seperti kesehatan, air, makanan, pendidikan, dan lain-lain.
“Sektor-sektor ini juga harus masuk karena selama pandemi ini banyak sektor yang mengalami transformasi digital dan memerlukan perlindungan khusus dari ancaman siber,” ujar Achamdi dalam sedaring Cyber Security Awarness bertajuk “Information and Comunication Technology Sector”, Jumat (12 November 2021).
Menurut Achmadi, semua sektor tersebut harus bisa dilindungi karena adanya ketergantungan antarberbagai sektor yang ada. Misal, jika serangan siber terjadi pada sektor TIK yang menjadi sektor tulang punggung di Indonesia, sektor lain seperti pendidikan, perbankan, kesehatan, pemerintahan dan sektor lainnya akan mengalami gangguan.
Ia mencontohkan gangguan listrik pada 2019 di sebagian pulau Jawa, ternyata banyak sektor yang ikut terkena imbas mulai kesehatan, transportasi, perbankan, sampai layanan pemerintahan.
Di sisi lain, ia meminta agar pemerintah segera menerbitkan regulasi terkait keamanan siber. Karena regulasi yang ada saat ini masih belum memadai untuk mengatur dan melindungi negara dari ancaman siber yang sangat luas dan terus berkembang setiap waktu.
“Ancaman siber ‘kan terus berkembang, maka regulasi yang ada pun juga harus ikut menyesuaikan dengan perkembangan tersebut,” ujar Achmadi.[]
Redaktur: Andi Nugroho
Share: