
Alexei Navalny | Foto: matzav.com
Alexei Navalny | Foto: matzav.com
Cyberthreat.id – Rusia memblokir akses pengunjung ke situs web yang berafiliasi dengan Alexei Navalny, aktivis antikorupsi dan pengkritik keras Presiden Vladimir Putin.
Situs web tersebut berisi rekomendasi kepada para pemilih bagaimana melemahkan partai penguasa dalam pemilihan parlemen September ini.
Langkah blokir tersebut adalah upaya kesekian kalinya oleh otoritas Rusia, Roskomnaddzor (semacam Kemenkominfo-nya Rusia) untuk menyingkirkan pengaruh Navalny dan para pendukungnya di publik.
Roskomnadzor mengatakan, pada Senin (6 September 2021), memblokir situs web Smart Voting “karena digunakan untuk melanjutkan kegiatan dan mengadakan acara organisasi ekstremis.”
Situs web yang dikembangkan oleh tim Navalny pada 2018, menurut Associated Press, bertujuan untuk mencari kandidat yang berada di posisi terkuat dalam pemilihan 19 September untuk mengalahkan kandidat dari Rusia Bersatu, partai yang mendominasi parlemen dan merupakan basis kekuatan Presiden Vladimir Putin.
Smart Voting juga tersedia di aplikasi, tetapi Roskomnadzor pekan lalu memperingatkan Google dan Apple bahwa mereka dapat didenda jika tidak menghapus aplikasi dari toko aplikasinya.
Navalny yang berusia 45 tahun adalah musuh politik Putin yang paling gigih. Dia ditangkap pada Januari setelah kembali dari Jerman, di mana dia menghabiskan lima bulan pulih dari keracunan. Ia menuding Kremlin sebagai biang keladi di balik serangan racung tersebut, tapi tuduhan itu dibantah oleh pejabat Rusia.
Pada Februari, Navalny diperintahkan untuk menjalani hukuman 2,5 tahun penjara karena melanggar ketentuan hukuman percobaan dari hukuman penggelapan pada 2014—hukuman ini ia anggap bermotif politik.
Juni lalu, Pengadilan Rusia telah melarang yayasan Navalny, Foundation for Fighting Corruption dan jaringannya sebagai organisasi ekstremis. Keputusan pengadilan itu juga melarang orang-orang yang terkait dengan kelompok tersebut mencalonkan diri untuk jabatan publik dan memasukkan mereka ke hukuman penjara yang lama.[]
Share: