IND | ENG
Check Point Akuisisi Penyedia Keamanan Email Cloud Avanan

Foto: investors.com

Check Point Akuisisi Penyedia Keamanan Email Cloud Avanan
Andi Nugroho Diposting : Rabu, 01 September 2021 - 09:28 WIB

Cyberthreat.id – Check Point Software Technologies, perusahaan keamanan siber asal Israel, mengatakan pada Senin (30 Agustus 2021) telah mengakuisisi perusahaan keamanan siber AS-Israel, Avanan.

Selama ini Avanan dikenal sebagai perusahaan yang memiliki spesialisasi dalam melindungi email. Sayangnya, perusahaan tidak mengungkapkan berapa nilai investasi pembelian tersebut.

Avanan didirikan pada 2015 dan teknologinya telah dipakai untuk memblokir email berbahaya sebelum mencapai kotak masuk pengguna. Perusahaan ini juga memiliki lebih dari 5.000 pelanggan dan melindungi lebih dari 2,5 juta akun email.

Check Point berencana mengintegrasikan teknologi Avanan ke dalam arsitektur Infinity miliknya yang memberikan perlindungan efektif dari Gen V dan generasi berikutnya. Infinity juga mengkonsolidasikan keamanan dalam sebuah platform yang mencakup jaringan, seluler, dan cloud.

Teknologi yang dipatenkan akan menjadi solusi di pasar yang akan melindungi tenaga kerja jarak jauh dari file berbahaya, rangkaian kolaborasi, URL, dan phishing di seluruh email, web, jaringan, dan titik akhir.

“Dengan mengintegrasikan Avanan ke dalam Check Point Infinity, organisasi akan dapat memodernisasi solusi lama dengan keamanan email sebagai layanan dan melindungi email cloud dan suite kolaborasi dari serangan paling canggih,” tutur Chief Product Officer Check Point, Dr. DoritDor dikutip dari Nasdaq, diakses Rabu (1 September 2021).

Dalam dua dekade terakhir, Check Point telah mengakuisisi 13 bisnis untuk mempercepat pertumbuhan. Yang terkenal, di antaranya Lacoon Mobile Security, Hyperwise, Liquid Machines, Dynasec Ltd., dan bisnis alat keamanan Nokia Corporation.

Pada September 2020, mereka juga mengakuisisi perusahaan rintisan keamanan siber, Odo Security, yang berspesialisasi dalam perangkat lunak Zero Trust Network Access. Solusi Odo membantu tenaga kerja perusahaan memiliki akses jarak jauh yang aman ke aplikasi apa pun.

Sementara pada Desember 2019, Check Point juga membeli perusahaan rintisan Internet of Things (IoT), Cymplify, dalam upaya untuk mengurangi paparan risiko siber IoT. Pembelian tersebut telah memperluas kemampuan perusahaan dalam memberikan perlindungan pada perangkat IoT, termasuk kamera IP, TV pintar, pengontrol elevator, dan perangkat medis dari serangan zero-day yang canggih.

Pada tahun yang sama, pada Januari, mereka membeli ForceNock Security Ltd, spesialisasi mesin keamanan berbasis pembelajaran mesin yang mudah diterapkan untuk Aplikasi Web dan Perlindungan API (Application Program Interface).[]

#checkpoint   #keamanansiber   #avanan

Share:




BACA JUGA
Seni Menjaga Identitas Non-Manusia
Indonesia Dorong Terapkan Tata Kelola AI yang Adil dan Inklusif
SiCat: Inovasi Alat Keamanan Siber Open Source untuk Perlindungan Optimal
BSSN Selenggarakan Workshop Tanggap Insiden Siber Sektor Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata
Pentingnya Penetration Testing dalam Perlindungan Data Pelanggan