
Duolingo | Foto: recode.net
Duolingo | Foto: recode.net
Cyberthreat.id – Aplikasi pembelajaran bahasa terkenal, Duolingo, kini tak tersedia untuk diunduh di sejumlah toko aplikasi Android di China.
Penghapusan aplikasi terjadi setelah pemerintah China sejak bulan lalu mengeluarkan regulasi yang melarang les berbasis kurikulum mencari keuntungan.
Selain itu, regulator juga melarang investasi asing masuk ke sektor bisnis tersebut karena dianggap memukul industri les privat negara tersebut, tulis Reuters, Jumat (6 Agustus 2021) diakses Senin (9 Agustus).
Aplikasi Android yang dikembangkan oleh Duolingo Inc tersebut sejak Jumat lalu tak tersedia di toko aplikasi yang dijalankan oleh Huawei Technologies dan Tencent Holdins, tapi masih tersedia di toko aplikasi Apple China.
"Kami sedang bekerja untuk mengatasi masalah ini dan berharap aplikasi tersebut akan diaktifkan kembali dalam waktu dekat," kata Duolingo yang berbasis di Pittsburgh, Amerika Serikat.
"Sementara itu, pengguna yang ada di China dapat terus menggunakan aplikasi seperti biasa," perusahaan menambahkan. Aplikasi Duolingo gratis diunduh dan memungkinkan pengguna untuk mempelajari lebih dari 30 bahasa.
Huawei dan Tencent tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Terpisah, pemilik TikTok, ByteDance, juga mengatakan pada Kamis lalu bahwa pihaknya berencana menghentikan staf di bisnis pendidikannya dan menutup beberapa operasi bimbingan belajarnya, termasuk aplikasi kelas online bahasa Inggris Gogokid.[]
Share: