IND | ENG
Hindari Jejak Digital Permanen, Fitur 'View Once' WhatsApp Hapus Foto atau Video yang Dibuka

Fitur View Once yang diterapkan di WhatsApp. | Foto: WhatsApp

Hindari Jejak Digital Permanen, Fitur 'View Once' WhatsApp Hapus Foto atau Video yang Dibuka
Andi Nugroho Diposting : Rabu, 04 Agustus 2021 - 11:51 WIB

Cyberthreat.id – Untuk menambah privasi dan keamanan pengguna, WhatsApp mulai pekan ini mengenalkan fitur baru bernama “View Once” (Sekali Lihat).

Pengguna hanya akan diberi kesempatan sekali melihat foto atau video yang diterima di ruang obrolan (chat). Fitur ini sama halnya yang telah diterapkan oleh pesaingnya, Snapchat.

Dengan fitur tersebut, WhatsApp menjaga agar tidak semua hal yang dibagikan oleh pengguna menjadi jejak digital yang permanen. Selain itu, alasan lain menerapkan fitur tersebut agar tidak menghabiskan ruang penyimpanan pada telepon.

“Itulah sebabnya kami meluncurkan fitur ‘View Once’ yang dapat menghilangkan foto dan video dari chat setelah dibuka,” ujar WhatsApp di blog perusahaan diakses Rabu (4 Agustus 2021).

Adanya fitur tersebut pengguna bisa mengirimkan sesuatu yang dianggap rahasia, misal, foto keluarga atau informasi sensitif seperti kata sandi wi-fi. WhatsApp mengklaim bahwa fitur tersebut juga dilindungi oleh enkripsi end-to-end sehingga platform tak dapat melihatnya.

“Media (foto dan video) juga akan ditandai dengan ikon ‘sekali lihat’,” ujar WhatsApp. (Baca: Cara Kirim Foto/Video 'View Once' di WhatsAp yang Terlihat Sekali dan Langsung Terhapus)

Selanjutnya, ketika media itu telah dilihat, pesan media di chat berubah dengan status “dibuka” agar tidak rancu dengan pesan lain di chat.

Di halaman Pusat Bantuan WhatsApp juga dijelaskan beberapa hal jika pengguna telah mengaktifkan fitur “View Once”,  sebagai berikut:

  • Media tidak akan tersimpan di aplikasi Foto atau Galeri penerima.
  • Setelah mengirim foto atau video sekali lihat, Anda tidak akan dapat melihatnya lagi.
  • Anda tidak dapat meneruskan, menyimpan, memberi bintang, atau membagikan foto atau video yang dikirim atau diterima.
  • Anda hanya dapat melihat apakah penerima telah membuka foto atau video sekali lihat jika mereka menyalakan laporan dibaca.
  • Jika Anda tidak membuka foto atau video tersebut dalam waktu 14 hari setelah dikirim, media akan kedaluwarsa dari chat.
  • Anda harus mengaktifkan media sekali lihat setiap kali ingin mengirim foto atau video sekali lihat.
  • Media sekali lihat dapat dipulihkan dari cadangan jika pesan belum dibuka pada saat pencadangan dilakukan. Jika foto atau video sudah dibuka, media tersebut tidak akan disertakan dalam cadangan dan tidak dapat dipulihkan.

Namun begitu, WhatsApp juga memperingatkan bahwa penerima pesan foto atau video sekali lihat masih bisa:

  • Mengambil tangkapan atau rekaman layar sebelum media tersebut hilang.
  • Anda tidak akan diberi tahu jika seseorang mengambil tangkapan atau rekaman layar. Ini berbeda halnya ketika Anda memakai platform pesan daring Signal yang memberitahu jika ada yang melakukan tangkapan layar. (Baca: Tips Menghapus Pesan di Telegram secara Otomatis dalam Waktu Tertentu)
  • Mengambil foto atau video media dengan kamera atau perangkat lain sebelum media tersebut hilang.
  • Media terenkripsi mungkin disimpan di server WhatsApp selama beberapa minggu setelah Anda mengirimkannya.
  • Jika penerima memilih untuk melaporkan media sekali lihat, media tersebut akan diberikan kepada WhatsApp.[]
#whatsapp   #facebook   #privasidankeamanan   #viewonce

Share:




BACA JUGA
Meta Luncurkan Enkripsi End-to-End Default untuk Chats dan Calls di Messenger
Lindungi Percakapan Sensitif, WhatsApp Luncurkan Fitur Secret Code
Fitur Baru WhatsApp: Protect IP Address in Calls
Malware NodeStealer Pasang Umpan Wanita Seksi untuk Bajak Akun Bisnis Facebook
Spyware CanesSpy Ditemukan dalam Versi WhatsApp Modifikasi