
Google Chrome | wallpapercave.com
Google Chrome | wallpapercave.com
Cyberthreat.id – Google Chrome tidak akan lagi menampilkan ikon atau tanda aman (secure) pada sebuah situs web yang dikunjungi pengguna.
Selama ini, peramban web paling populer di dunia itu selalu menampilkan ikon gembok sebagai tanda aman di sebuah situs web yang dikunjungi dan akan menampilkan ikon tanda seru (!) di dalam segitiga ditambah tulisan ‘Not Secure” jika situs web tidak aman, seperti gambar berikut ini:
Ikon gembok tersebut terkait dengan protokol komunikasi yang dipakai oleh situs web tersebut yaitu HTTPS sebagai pengganti dari HTTP yang dianggap tidak aman. Pendek kata, situs web yang masih memakai protokol HTTP rentan disadap oleh penyerang. (Baca: Ini Beda HTTP dan HTTPS dalam Mengamankan Data)
Kini untuk mendorong agar pengembang web menggunakan protokol HTTPS di situs webnya, Google mengenalkan protokol sebagai “faktor peringkat” (ranking factor). Pengembang web yang tidak meng-hosting situs web yang aman berpotensi mendapatkan “penilaian buruk” di peringkat hasil pencarian Google.
Menurut Laporan Transparansi Google, lebih dari 90 persen dari semua koneksi peramban di Google Chrome saat ini memakai koneksi HTTPS.
Karena sebagian besar komunikasi situs web sekarang memakai HTTPS, Google pun sedang menguji fitur baru yang “menghilangkan ikon gembok untuk situs web yang aman”.
“Fitur ini sedang diuji di Chrome 93 Beta dan Chrome 94 Canary dengan mengaktifkan Omnibox Updated connection secruity indicators,” tulis BleepingComputer, diakses Selasa (3 Agustus 2021).
Dalam uji coba dengan fitur tersebut, Google Chrome hanya akan menampilkan indikator keamanan saat situs web tidak aman, seperti di bawah ini:
Pengguna yang ingin melanjutkan indikator keamanan HTTPS, Google telah menambahkan kebijakan perusahaan untuk Chrome 93 bernama “LockIconInAddressBarEnabled” yang dapat digunakan untuk mengaktifkan kembali ikon gembok di bilah alamat.
Cara menonaktifkan indikator keamanan Chrome
Bagi Anda yang ingin menguji penonaktifan fitur indikator keamanan Chrome, Anda dapat mengaktifkannya di Chrome Beta atau Chrome Canar. Berikut caranya:.
Share: