![[VIDEO] Malaysia Hancurkan Lebih Seribu Komputer Penambang Bitcoin dengan Mobil Giling](https://cyberthreat.id/gbr_artikel/mesin-bitcoin-dihaancurkan-malaysia.png)
Mobil giling menghancurkan mesin-mesin penambang bitcoin. | Ilustrasi: tangkapan layar Youtube Dayakdaily
Mobil giling menghancurkan mesin-mesin penambang bitcoin. | Ilustrasi: tangkapan layar Youtube Dayakdaily
Cyberthreat.id - Meskipun saat ini harga bitcoin sedang turun dari harga tertinggi yang hampir mencapai Rp1 miliar dua bulan lalu, namun harga saat ini masih naik empat kali lipat dibanding harga pada awal tahun, yakni di kisaran Rp 500 jutaan per koin.
Seperti diketahui, bitcoin dihasilkan lewat komputer khusus yang menggunakan proses "proof of work" di jaringan terdesentralisasi dan menghasilkan imbalan aset kripto bagi penambang. Komputer tersebut membutuhkan alat khusus yang lumayan mahal seperti kartu grafis alias VGA. Saat barangnya langka di pasaran, harga VGA bisa melonjak berkali lipat dari harga dasarnya.
Namun begitu, polisi Malaysia baru-baru ini menghancurkan 1.069 komputer penambang bitcoin menggunakan mobil giling. Situs berita The Star menyebut nilainya sekitar US$1,2 juta atau setara Rp17,4 miliar.
Sebuah video yang diunggah di kanal Youtube Dayakdayly pada 16 Juli 2021 memperlihatkan mobil giling meremukkan mesin-mesin penghasil aset kripto secara dramatis.
Pihak berwenang di kota Miri, Sarawak, mengatakan mesin penambang bitcoin itu disita dari penambang ilegal yang diduga telah mencuri listrik untuk pertambangan. Seperti diketahui, penambangan bitcoin menyedot banyak energi listrik.
Menurut The Star, perangkat tersebut disita dalam operasi gabungan antara polisi Miri dan Sarawak Energy Berhad antara Februari dan April.
Kepala polisi Miri ACP Hakemal Hawari mengatakan pihaknya menangkap enam orang dalam kasus itu. Mereka dijatuhi hukuman delapan bulan penjara dan denda RM8.000.
Situs berita Dayak Daily menyebutkan, rig pertambangan uang kripto itu dikumpulkan selama enam penggerebekan terpisah. Sarawak Energy Berhad memperkirakan mereka kehilangan RM8,4 juta (US$2 juta USD) energi yang dicuri dari jalurnya untuk operasi penambangan.
Polisi tidak menjelaskan mengapa mesin pertambangan bitcoin itu harus dihancurkan secara dramatis menggunakan mobil giling. Namun, bisa jadi itu semacam pengingat bagi penambang lain agar tidak coba-coba mencuri listrik untuk penambangan bitcoin.
Pencurian listrik adalah masalah yang terus-menerus di banyak wilayah di mana Bitcoin ditambang, karena beberapa penambang menggunakan cara ilegal untuk mendapatkan listrik murah dan meraih keuntungan besar dari lonjakan harga uang kripto.
"Pencurian listrik untuk aktivitas penambangan Bitcoin telah menyebabkan pemadaman listrik yang sering terjadi, dan pada tahun 2021, tiga rumah dihancurkan karena sambungan pasokan listrik ilegal," kata Hawari seperti dilaporkan The Star.
Bagi para penggemar bitcoin, melihat mobil giling meremukkan mesin penambangan itu mungkin seperti menyaksikan hancurnya mimpi-mimpi untuk meraup kekayaan dari pertambangan kripto. Namun bagi pecinta lingkungan, bisa jadi melihatnya sebagai penyelamatan dampak ekologi atas limbah elektronik.[]
Share: