IND | ENG
Prancis Denda Google US$593 Juta karena Sengketa Hak Cipta

Google | Foto: corporateofficeheadquarters.org

GOOGLE NEWS SHOWCASE
Prancis Denda Google US$593 Juta karena Sengketa Hak Cipta
Andi Nugroho Diposting : Selasa, 13 Juli 2021 - 18:40 WIB

Cyberthreat.id – Badan pengawas antimonopoli Prancis, The Autorité de la concurrence, mendenda Google sebesar 500 juta euro (US$593 juta) pada Selasa (13 Juli 2021) karena dinilai telah gagal mematuhi regulasi tentang hak cipta penerbit berita di negara tersebut.

Google mengaku sangat kecewa dengan ptuusan itu, tapi akan mematuhinya.

“Kami akan mempertimbangan umpan balik Otoritas Persaingan Prancis dan menyesuaikan dengan penawaran kami,” kata raksasa teknologi Amerika Serikat itu, dikutip dari Reuters, diakses Selasa.

Sementara juru bicara Google menambahkan, “Kami telah bertindak dengan itikad baik di seluruh proses. Denda ini mengabaikan upaya kami untuk mencapai kesepakatan dan fakta tentang bagaimana berita berjalan di platform kami,” ujar dia.

Penerbit berita APIG, SEPM, dan AFP menuding perusahaan internet itu gagal mengadakan pembicaraan dengan itikad baik dengan mereka untuk bersepakat dalam remunerasi konten berita daring sesuai pedoman baru Uni Eropa.

Sebelumnya, otoritas antimonopoli itu meminta Google selama tiga bulan berkoordinasi dengan para penerbit berita.

"Ketika otoritas menetapkan suatu kewajiban bagi sebuah perusahaan, itu harus dipatuhi dengan cermat, baik dalam semangat dan surat (keputusan). Di sini, sayangnya tidak demikian," kata kepala badan antimonopoli itu, Isabelle de Silva, dalam sebuah pernyataan.

Dia juga mengatakan lembaganya menilai Google tidak bertindak dengan itikad baik dalam negosiasi dengan penerbit.

APIG, yang mewakili sebagian besar penerbit berita cetak Prancis termasuk Le Figaro dan Le Monde, tetap menjadi salah satu penggugat, meskipun menandatangani perjanjian kerangka kerja dengan Google awal tahun ini, tutur sumber Reuters. Kesepakatan mereka ditunda karena menunggu keputusan badan antimonopoli.

Perjanjian kerangka kerja, yang dikritik oleh banyak media Prancis lainnya, salah satunya tentang kesepakatan di bawah program Google News Showcase untuk memberikan kompensasi atas cuplikan berita yang digunakan dalam hasil pencarian. Google News Showcase sejauh ini hanya tersedia di Brasil dan Jerman.

Google sebelumnya telah setuju untuk membayar US$76 juta selama tiga tahun kepada 121 penerbit berita Prancis, demikian dokumen yang dilihat oleh Reuters.[]

#googlenewsshowcase   #googlenews   #google   #prancis

Share:




BACA JUGA
Google Mulai Blokir Sideloading Aplikasi Android yang Berpotensi Berbahaya di Singapura
Google Penuhi Gugatan Privasi Rp77,6 Triliun Atas Pelacakan Pengguna dalam Icognito Mode
Malware Menggunakan Eksploitasi MultiLogin Google untuk Pertahankan Akses Meski Kata Sandi Direset
Google Cloud Mengatasi Kelemahan Eskalasi Hak Istimewa yang Berdampak pada Layanan Kubernetes
Penting: Kerentanan Zero-Day Chrome Terbaru yang Dieksploitasi di Alam Liar – Upadate-ASAP