IND | ENG
5 Langkah Deteksi Diri Agar Terhindar dari Aplikasi Cryptocurrency Palsu

Sejumlah aplikasi penambangan cryptocurrency palsu yang ditemukan Lookout di Google Play Store. | Foto: Lookout/freepik/Cyberthreat.id

5 Langkah Deteksi Diri Agar Terhindar dari Aplikasi Cryptocurrency Palsu
Andi Nugroho Diposting : Jumat, 09 Juli 2021 - 13:43 WIB

Cyberthreat.id – Membeli barang atau jasa secara online sekarang jauh lebih mudah dan memiliki banyak pilihan. Di satu sisi, Anda juga perlu membutuhkan tingkat kepercayaan tertentu pada vendor atau setidaknya toko aplikasi yang memproses transaksi.

Jika tak hati-hati, aplikasi yang Anda pilih justru malah membuat Anda terjerumus pada kerugian besar. Saat ini banyak aplikasi yang menawarkan investasi di sektor keuangan, tak terkecuali mata uang kripto (cryptocurrency).

Anda sebaiknya berhati-hati sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Meski aplikasi itu tampaknya sah dan tersedia di Google Play Store atau toko aplikasi resmi, penipu semakin lihai menutupi kedok kejahatannya.

Apalagi pasar cryptocurrency sedang “panas”, siapa saja bisa tertarik untuk berinvestasi meski sangat fluktuatif dan tak ada jaminan investasi Anda aman.

Baru-baru ini, perusahaan keamanan terkemuka asal AS, Lookout Threat Lab, mengeluarkan temuan terkait 170 aplikasi penambangan cryptocurrency palsu. Mereka berhasil mengerusak ratusah ribu dolar dari pengguna. (Baca: 25 Aplikasi Penambangan Cryptocurrency Palsu Ditendang dari Google Play Store)

Lookout, dikutip dari blog perusahaan, diakses Jumat (9 Juli 2021), memberikan sejumlah tips agar terhindar dari prakti-pratik penipuan berkedok mata uang kripto. Langkah-langkah berikut ini bisa dilakukan pengguna:

  1. Ketahui pengembang di balik aplikasi. Sertifikat atau kredensial apa yang mereka miliki, aplikasi lain apa yang mereka buat, apakah perusahaan memiliki situs web dan apakah Anda dapat menghubungi mereka?
  2. Instal dari toko aplikasi resmi. Meskipun penipuan sulit dikenali, mengunduh dari toko resmi mengurangi risiko Anda mengunduh malware.
  3. Baca syarat dan ketentuannya. Sebagian besar aplikasi penipuan memiliki informasi palsu atau tidak memiliki persyaratan apa pun.
  4. Gunakan ulasan pengguna lain tentang aplikasi tersebut. Membaca pengalaman pengguna lain dengan aplikasi dapat membuka mata ketika harus mengidentifikasi penipuan meski tidak menjamin 100 persen, setidaknya bisa memberikan pertimbangan bagi Anda.
  5. Pahami izin dan aktivitas aplikasi . Cari tanda bahaya di aktivitas aplikasi. Apakah aplikasi meminta izin yang tidak perlu berfungsi? Apakah aplikasi macet atau disetel ulang secara tiba-tiba, apakah saldo mata uang kripto disetel ulang secara tiba-tiba, apakah angka yang ditampilkan masuk akal? Pendek kata, curigalah dengan aktivitas aplikasi tersebut jika Anda sudah mulai menginstal.

Semoga membantu![]

#aplikasipalsu   #cryptocurrency   #google   #googleplaystore   #penipuanonline   #kejahatansiber   #lookout

Share:




BACA JUGA
Google Mulai Blokir Sideloading Aplikasi Android yang Berpotensi Berbahaya di Singapura
Malware Docker Terbaru, Mencuri CPU untuk Crypto & Mendorong Lalu Lintas Situs Web Palsu
Google Penuhi Gugatan Privasi Rp77,6 Triliun Atas Pelacakan Pengguna dalam Icognito Mode
Malware Menggunakan Eksploitasi MultiLogin Google untuk Pertahankan Akses Meski Kata Sandi Direset
Google Cloud Mengatasi Kelemahan Eskalasi Hak Istimewa yang Berdampak pada Layanan Kubernetes