
Sejumlah aplikasi penambangan cryptocurrency palsu yang ditemukan Lookout di Google Play Store. | Foto: Lookout/freepik/Cyberthreat.id
Sejumlah aplikasi penambangan cryptocurrency palsu yang ditemukan Lookout di Google Play Store. | Foto: Lookout/freepik/Cyberthreat.id
Cyberthreat.id – Membeli barang atau jasa secara online sekarang jauh lebih mudah dan memiliki banyak pilihan. Di satu sisi, Anda juga perlu membutuhkan tingkat kepercayaan tertentu pada vendor atau setidaknya toko aplikasi yang memproses transaksi.
Jika tak hati-hati, aplikasi yang Anda pilih justru malah membuat Anda terjerumus pada kerugian besar. Saat ini banyak aplikasi yang menawarkan investasi di sektor keuangan, tak terkecuali mata uang kripto (cryptocurrency).
Anda sebaiknya berhati-hati sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Meski aplikasi itu tampaknya sah dan tersedia di Google Play Store atau toko aplikasi resmi, penipu semakin lihai menutupi kedok kejahatannya.
Apalagi pasar cryptocurrency sedang “panas”, siapa saja bisa tertarik untuk berinvestasi meski sangat fluktuatif dan tak ada jaminan investasi Anda aman.
Baru-baru ini, perusahaan keamanan terkemuka asal AS, Lookout Threat Lab, mengeluarkan temuan terkait 170 aplikasi penambangan cryptocurrency palsu. Mereka berhasil mengerusak ratusah ribu dolar dari pengguna. (Baca: 25 Aplikasi Penambangan Cryptocurrency Palsu Ditendang dari Google Play Store)
Lookout, dikutip dari blog perusahaan, diakses Jumat (9 Juli 2021), memberikan sejumlah tips agar terhindar dari prakti-pratik penipuan berkedok mata uang kripto. Langkah-langkah berikut ini bisa dilakukan pengguna:
Semoga membantu![]
Share: