
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Cyberthreat.id – Sebuah serangan siber memukul sejumlah situs web kantor pemerintah Ukraina, seperti kantor presiden Ukraina, dinas keamanan, dan kantor lain pada Selasa (6 Juli 2021) siang.
Namun, Dinas Komunikasi Khusus Ukraina mengatakan pada Rabu (7 Juli), serangan itu tak berlangsung lama karena pada malam hari sejumlah situs web kembali aktif, tulis Reuters, diakses Kamis (8 Juli).
Tak disebutkan siapa dalang di balik serangan tersebut. Sebelumnya, Ukraina sempat menuding Rusia di balik serangan dunia maya sebagai bagian dari konflik kedua negara. Ukraina juga menyebut serangan siber yang dilakukan Rusia selama ini sebagai bentuk “perang hibrida”, tapi Rusia berkali-kali menyangkal mereka mengorganisasi serangan ke kantor-kantor pemerintahan Ukraina.
Sejak 2014 kedua negara terus bersitegang terkait dengan masalah semenanjung Krimea. Selain mencaplok wilayah Ukraina tersebut, Rusia juga mendukung separatis dalam konflik di wilayah Donbas bagian timur di Ukraina—diduga telah menewaskan sebanyak 14.000 orang.
Serangan siber ke situs web resmi presiden Ukraina juga pernah terjadi pada 2017. Saat itu, pemerintah Ukraina menyebut serangan yang berasal dari Rusia itu diduga sebagai respons terhadap larangan jaringan media sosial besar negeri Beruang Merah, seperti VK.com, Odnoklassniki dan layanan internet, seperti mesin pencari Yandex dan layanan email Mail.ru
Namun, Ukraina tak pernah memberikan bukti keterlibatan Rusia dalam serangan itu, tulis BBC.
Pada 23 Desember 2015, peretas melakukan serangan ke sistem informasi tiga perusahaan listrik di Ukraina. Serangan ini mengakibatkan pasokan listrik ke konsumen terutama yang dilayani oleh Prykarpattyaoblenergo lantaran 30 gardu listrik dimatikan dan sekitar 230.000 pelanggan tanpa listrik selama 6 jam. Ini disebut-sebut sebagai serangan siber pertama yang berhasil mempengaruhi jaringan listrik di dunia.
Dibandingkan dengan Prykarpattyaoblenergo, di saat bersamaan serangan siber lebih kecil juga menimpa perusahaan listrik Chernivtsioblenergo dan Kyivoblenergo.[]
Share: