
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Cyberthreat.id–Kaspersky Lab, perusahaan keamanan siber terkemuka Rusia, pada akhir tahun ini berencana meluncurkan telepon seluler yang diklaim aman dari peretasan.
Ponsel tersebut berbasis sistem operasi KasperskyOS yang akan dipakai untuk sektor industri dan perusahaan sebagai proyek percontohan, kata CEO Kaspersky Lab, Eugene Kaspersky, dikutip dari SputnikNews, diakses Senin (5 Juli 2021).
Sayangnya, Eugene tak mau terbuka siapa para pembelinya yang akan menguji perangkat selulernya tersebut. Yang jelas, ia mengatakan, “Ini perusahaan besar dan banyak perusahaan yang telah menunggunya, mereka membutuhkannya agar karyawan mereka memiliki jaminan akses yang aman ke infrastruktur dan informasi rahasia,” kata Eugene.
Menurut dia, perangkat tersebut memang didesain untuk komunikasi yang aman, bukan sebagai perangkat untuk memutar musik, mengakses media sosial, dan lain-lain.
“Ini bukan telepon dari arti kata biasa. Tidak akan ada musik, semua media sosial atau hal-hal menarik lainnya,” kata dia dalam sebuah wawancara dengan RIA Novosti, dikutip dari Market Research Telecast.
Meski begitu, perangkat tersebut masih memiliki fitur-fitur seperti internet, messengers, email, dan lain-lain—hanya skalanya diperkecil untuk memastikan konsep keamanan, kata Eugene.
“Anda akan dapat melakukan panggilan telepon, memiliki internet, SMS, email, aplikasi kantor, tapi semuanya akan sangat terbatas agar tidak membahayakan konsep keamanan,” tegasnya.
Dalam wawancara dengan majalan Forbes, bulan lau, ia juga menjelaskan bahwa karakteristik utama ponsel tersebut bukanlah “praktis atau bagus”, tapi “tidak mungkin untuk diretas.”
Dari segi sistem operasi atau perangkat lunak, ia mengatakan, sepenuhnya dikembangkan sendiri oleh Kaspersky Lab, tapi perangkat kerasnya dirakit di China.
Bagaimana dengan harga? Ia menjawab diplomatis. “Tak ternilai harganya, tidak ada analog. Sistem operasi Anda memiliki arsitektur baru yang mendasar, karena prinsip utamanya ialah keamanan. Bukan hanya keamanan, melainkan kekebalan. Masker menawarkan keamanan dan vaksin, kekebalan. Sistem operasi kami adalah yang [menawarkan] terakhir,” ujar dia.[]
Share: