
Microsoft | Foto: Unsplash
Microsoft | Foto: Unsplash
Cyberthreat.id – Pengguna Android dan iPhone mendapatkan alat keamanan yang disediakan oleh Microsoft, yaitu Microsoft Defender for Endpoint (dulu, Defender ATP). Dengan tools ini, mereka bisa mengakses informasi dari jaringan perusahaan dengan lebih aman.
Microsoft merombak tampilan perangkat lunak di Android dan iOS. Juga, mengaktifkan manajemen aplikasi seluler untuk perangkat yang tidak terdaftar di platform mobile device managment (MDM) Microsoft Intune.
Sebelum perubahan tersebut, Microsoft Defender for Endpoint hanya berfungsi pada perangkat terdaftar menggunakan Microsoft Intune
Microsoft Defender for Endpoint ialah layanan berbasis cloud, tapi bukan perangkat lunak antivirus seperti Microsoft Defender. Perangkat tersebut sebagian fungsinya yaitu membantu tim keamanan menyelidiki dan mengamankan komputer, perangkat seluler, server, dan perangkat yang tidak dikelola di jaringan.
"Dengan pembaruan ini, Microsoft Defender for Endpoint dapat melindungi data organisasi dalam aplikasi terkelola bagi yang tidak menggunakan MDM, tetapi menggunakan Intune untuk mengelola aplikasi seluler," kata Microsoft dikutip dari ZDNet, diakses Kamis (17 Juni 2021).
"Ini juga memperluas dukungan kepada pelanggan yang menggunakan solusi manajemen mobilitas perusahaan lainnya seperti AirWatch, MobileIron, MaaS360, dan lainnya, sambil tetap menggunakan Intune untuk manajemen aplikasi seluler."
Fitur menarik lainnya adalah produk sekarang dapat mendeteksi jailbreak di perangkat iOS.
Fitur deteksi jailbreak pada Microsoft Defender for Endpoint kini telah tersedia secara umum, mendeteksi perangkat tidak terkelola dan terkelola yang telah di-jailbreak dan mengirimkan peringatan ketika itu terjadi pada Microsoft 365 Defender.
"Perangkat semacam ini menimbulkan risiko tambahan dan kemungkinan pelanggaran yang lebih tinggi terhadap organisasi Anda," kata Microsoft.
Sekadar diketahui, dengan perangkat iOS yang telah di-jailbreak, artinya pengguna bisa akses root dan dapat dengan mudah melakukan sideload (instalasi di luar toko aplikasi) aplikasi yang berpotensi berbahaya. Dengan kondisi ini, iPhone jailbreak tidak akan mendapatkan pembaruan iOS otomatis yang dapat memperbaiki kerentanan keamanan.[]
Share: