
Bos Apple Tim Cook | Foto: appleinsider.com
Bos Apple Tim Cook | Foto: appleinsider.com
Cyberthreat.id – Bos Apple, Tim Cook, mengkritik rancangan regulasi Eropa, Digital Markets Act (DMA), karena dianggap bakal membatasi perusahaan internet terkemuka. Menurut dia, regulasi tersebut bisa menimbulkan risiko keamanan dan privasi untuk perangkatnya, khususnya iPhone.
Rancangan regulasi tersebut diusulkan oleh Kepala Antimonopoli Uni Eropa Margrethe Vestager. Melihat isi rancangan regulasi saat ini, Cook khawatir terhadap pemaksaan agar bisa diterapkan pemasangan aplikasi seluler tidak melalui App Store, toko aplikasinya, atau biasa dikenal dengan side-loading.
“Redaksi DMA yang sedang dibahas sekarang akan memaksa side-loading pada iPhone,” ujar CEO Apple itu saat berbicara telekonferensi di VivaTech, sebuah konferensi teknologi terbesar di Prancis, dikutip dari Reuters, diakses Kamis (17 Juni 2021).
“Jadi (RUU) tersebut bakal menjadi cara untuk memasukkan aplikasi ke iPhone. Ini akan menghancurkan keamanan iPhone dan kebijakan privasi yang telah kami bangun di App Store, yaitu label privasi dan app-tracking transparency,” ia menambahkan.
Cook juga mengatakan, dirinya akan dilibatkan dalam penyusunan regulasi dan akan berupaya memberikan jalan keluar untuk ke depan.
Awal Juni lalu, anggota parlemen Uni Eropa Andreas Schwab yang memimpin pengawasan RUU di Parlemen Eropa, mengatakan, regulasi yang sedang diusulkan itu hanya mempersempit untuk perusahaan besar, seperti Google, Amazon, Apple, dan Facebook.[]
Share: