IND | ENG
Italia Bentuk Lembaga Keamanan Siber

Ilustrasi via Teiss.co.uk

Italia Bentuk Lembaga Keamanan Siber
Yuswardi A. Suud Diposting : Jumat, 11 Juni 2021 - 22:02 WIB

Cyberthreat.id - Pemerintah Italia pada hari Kamis mengumumkan pembentukan lembaga baru yang berfokus pada keamanan siber. Perdana Menteri Mario Draghi memberikan komitmen kuatnya untuk pembentukan badan yang bertugas melindungi negara dan infrastrukturnya dari ancaman dunia maya.

Pembentukan lembaga keamanan siber itu telah disetujui selama rapat kabinet dan merupakan langkah penting dalam proses meningkatkan ketahanan negara terhadap ancaman cyber, sekaligus berbagi informasi tentang ancaman cyber dengan anggota Uni Eropa dan sekutu barat.

Seperti diaporkan Securityaffair.co, Pemerintah Italia mengatakan lembaga baru itu "akan melindungi kepentingan nasional dan ketahanan layanan dan fungsi penting Negara dari ancaman dunia maya.”

Draghi sebelumnya sudah menyatakan keprihatinan tentang postur keamanan dunia maya negara itu dan mendesak penerapan tindakan pencegahan untuk memperkuat benteng pertahanan.

“Kita perlu memperkuat diri kita sendiri, kita perlu banyak memperkuat diri kita sendiri, terutama dalam hal keamanan siber, kita semua, di tingkat nasional dan di tingkat UE… karena tingkat campur tangan [Rusia] baik dengan mata-mata maupun dengan manipulasi web telah menjadi benar-benar mengkhawatirkan,” kata Draghi pada akhir Mei setelah pertemuan puncak Uni Eropa.

Badan keamanan siber Italia yang baru akan mengembangkan dan menerapkan strategi siber untuk mencegah, memantau, mendeteksi dan mengurangi serangan siber, serta meningkatkan level keamanan siber infrastruktur negara.

Badan keamanan siber pada awalnya akan mempekerjakan 300 ahli, juga termasuk Tim Respons Insiden Keamanan Komputer (CSIRT) nasional dan akan ditugaskan untuk meluncurkan Pusat Nasional untuk Validasi dan Sertifikasi (CVCN).

Badan tersebut, yang menurut laporan media akan mempekerjakan sekitar 300 orang, akan dikendalikan oleh Draghi dan penasihat layanan keamanannya, Franco Gabrielli.

Draghi memperkenalkan perubahan penting dalam struktur intelijen nasional. Pada bulan Mei ia menunjuk Elisabetta Belloni, seorang diplomat karir, untuk memimpin badan dinas rahasia Italia DIS.

Siapa yang akan menjadi kepala badan cyber baru?

Menurut media Italia, Roberto Baldoni, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Jenderal di Dewan Kepresidenan Italia yang bertanggung jawab atas Keamanan Siber Nasional, adalah kandidat yang memungkinkan bersama dengan Nunzia Ciardi, kepala polisi internet.[]

#keamanansiber   #sibersecurity   #unieropa   #italia

Share:




BACA JUGA
Seni Menjaga Identitas Non-Manusia
Indonesia Dorong Terapkan Tata Kelola AI yang Adil dan Inklusif
SiCat: Inovasi Alat Keamanan Siber Open Source untuk Perlindungan Optimal
BSSN Selenggarakan Workshop Tanggap Insiden Siber Sektor Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata
Pentingnya Penetration Testing dalam Perlindungan Data Pelanggan