IND | ENG
10 Fitur Privasi dan Keamanan Apple yang Disiapkan di iOS 15 dan macOS 15

Produk Apple | Foto: Unsplash

10 Fitur Privasi dan Keamanan Apple yang Disiapkan di iOS 15 dan macOS 15
Andi Nugroho Diposting : Kamis, 10 Juni 2021 - 10:21 WIB

Cyberthreat.id – Awal pekan ini, di depan para pengembang aplikasi dari berbagai negara di dunia yang digelar secara online, Apple mengumumkan sejumlah fitur baru yang mendukung privasi dan keamanan pengguna iOS dan macOS.

Apple tampanya menggunakan privasi sebagai “senjata” penting untuk membedakan dirinya dari pesaingannya yang “haus data”, memproyeksikan dirinya sebagai perusahaan sensitif privasi yang memperlakukan privasi sebagai "hak asasi manusia yang mendasar."

Fitur-fitur yang baru diumumkan memperjelas bahwa Apple sedang membangun skala model bisnis yang berkisar pada privasi.

Berikut ini sejumlah perubahan besar yang akan dirilis oleh produsen iPhone itu pada akhir tahun ini di iOS 15 dan macOS 15, seperti dikutip dari The Hacker News, diakses Kamis (10 Juni 2021).

  • Pemisahan Patch Keamanan dari Pembaruan Fitur – pengguna akan diberi opsi antara dua versi pembaruan perangkat lunak di aplikasi  “Settings”. Mereka dapat memilih memperbarui versi terbaru iOS15 untuk semua fitur terbaru dan rangkaian pembaruan keamanan terlengkap atau melanjutkan di iOS 14 dan tetap mendapatkan pembaruan keamanan sama pentingnya hingga mereka siap bermigrasi ke versi utama.
  • Autentikator dua langkah (2FA) bawaan – versi iOS dan macOS 15 bakal memudahkan pengguna membuat kode autentikasi dua langkah (2FA) untuk setiap akun online yang disimpan di iCloud Keychain (lihat: Settings>Passwords). Itu semua tanpa perlu mengunduh tambahan aplikasi seperti Google Authenticator, Authy atau lainnya.


  • Private Relay – di aplikasi iCloud+ Apple menambah fitur keamanan bernama “Private Relay”. Pelanggan iCloud+ tak perlu keluar biaya untuk mendapatkan fitur yang disebut-sebut layaknya VPN versi mini. (Baca: Yuk, Mengenal Fitur Privasi Baru ‘Private Relay’ di iCloud+ yang Dirilis Akhir 2021)
  • Hide My Email – Fitur ini juga bagian dari paket fitur baru di iCloud+ yang diintegrasikan ke peramban web Safari dan aplikasi surat elektronik, Mail. Dengan fitur ini, pengguna bisa membuat email sekali hilang saat mendaftar ke layanan di web tanpa harus memberikan alamat email sebenarnya. Apple menawarkan fitur serupa melalui Sign in With Apple. (Baca: Sign in with Apple: Kenalkan Proteksi Privasi dari Apple)


  • Mail Privacy Protection –Apple menggunakan piksel pelacakan tersembunyi yang disematkan di email dengan fitur “Mail Privacy Protection” yang baru. Piksel pelacakan, biasanya gambar satu piksel, ialah cara pengiklan mengetahui apakah email dibuka atau tidak. Saat email berisi piksel tersembunyi telah dibuka, gambar terhubung ke server pengirim, sekaligus menyalurkan kembali data sensitif seperti alamat IP pengguna, lokasi perangkat, dan klien email yang digunakan. Fitur ini melindungi dari itu. Jika pengguna memilih mengaktifkan fitur ini, artinya menyembunyikan alamat IP sehingga pengirim tidak dapat menautkan aktivitas online atau menentukan lokasi pengguna. Dan, ini mencegah pengirim melihat apakah Anda telah membuka email mereka atau tidak.
  • Peningkatan pencegahan pelacakan pintar (improved intelligent tracking prevention) – Fitur privasi Apple yang bertujuan mengurangi sidik jari dan pelacakan lintas situs web di Safari. Pengguna akan mendapatkan perlindungan lebih kuat dengan menyembunyikan alamat IP dari pelacak. Biasanya pengiklan melacak alamat IP untuk membuat profil akumulasi tentang pengguna.
  • App Privacy Report –Mirip halnya dasbor privasi baru yang dikenalkan Google di Android 12, bagin baru di “Settings” ini akan memudahkan pengguna memeriksa berapa sering aplikasi mengakses data sensitif seperti lokasi, foto, kamera, mikrofon, dan kontak selama tujuh hari terakhir. Selain itu, fitur ini juga menyoroti aplikasi mana yang telah mengubungi domain lain dan seberapa baru aktual mereka mengoneksikannya. Fitur ini akan tersedia dari pembaruan perangkat lunak di masa dpena untuk iOS 12, iPadOS 12, dan watchOS 8 akhir tahun ini.


  • Pemrosesan ucapan pada perangkat (on device speech processing) – Si asisten pintar Apple, Siri, sekarang tidak hanya mampu menangani permintaan secara offline, tapi juga permintaan audio yang sepenuhnya diproses di perangkat pengguna. Dengan begitu, asisten virtual ini menyesuaikan konten berdasarkan pola penggunaan perangkat. “Ini mengatasi salah satu masalah privasi besar sebelumnya, yaitu rekaman audio yang tak diinginkan,” tutur Apple.
  • Microphone indicator in macOS – dalam pembaruan macOS Monterey, penguna dapat melihat aplikais mana saja yang memiliki akses ke microfon Mac di Control Center. Indikator perekaman “warna oranye” ditampilkan setiap aplikasi memiliki akses ke mikrofon—perubahan yang serupa di iOS 14.
  • Find My – Meski Apple tidak memerinci implementasi fitur ini, sistem pelacakan lokasi bertenaga Bluetooth ini mendapatkan fitur baru yang memungkinkan pemilik menemukan iPhone, iPad atau Airtag, bahkan ketika perangkat telah dimatikan.[]
#privasidankeamanan   #apple   #ios15   #mac0os15   #iphone   #ipados

Share:




BACA JUGA
Apple Keluarkan Patch untuk Zero-Day Kritis di iPhone dan Mac
Aktivitas ClearFake Diperluas, Targetkan Sistem Mac dengan Atomic Stealer
Fitur Bertenaga AI Jadi Medan Pertemburan Smartphone
iLeakage: Eksploitasi Safari Terbaru Berdampak pada Apple iPhone dan Mac dengan CPU Seri A dan M
Serangan Canggih Operasi Trangulasi Menyasar Apple iOS