
iPhone | Foto: Unsplash
iPhone | Foto: Unsplash
Cyberthreat.id –Apple, pengembang iOS, selama tahun lalu mengagalkan sedikit 1 juta aplikasi berbahaya yang berupaya masuk ke toko aplikasinya, AppStore.
Dari jumlah aplikasi yang ditolak tersebut, Apple mengatakan, ada 48.000 aplikasi berisi fitur tersembunyi atau tidak berdokumen. Lalu, lebih dari 150.000 aplikasi sebagai spam, peniru, atau menyesatkan pengguna, seperti memanipulasi untuk melakukan pembelian tertentu.
Selain itu, aplikasi peninjau Apple juga menolak dari 215.000 aplikasi karena pengembangnya mengumpulkan lebih banyak data pengguna yang mereka pilih atau salah data pengguna.
“Kami juga penolakan 470.000 akun menolak dan menolak 205.000 pendaftaran karena masalah penipuan,” ungkap Apple seperti dikutip dari ZDNet, diakses Rabu (12 Mei 2021).
Apple mengatakan, keputusan tersebut bersifat tak pandang bulu kepada seluruh pengembang aplikasi. Jika pengembang yang berat atau berulang, pelanggar akan dikeluarkan dari Program Pengembang Apple dan akun mereka berubah.
Dengan melakukan pengawasan tersebut, selain menggagalkan penggunaan lebih dari 3 juta kartu kredit curian, Apple mengklaim telah mencegah ebih dari US $ 1,5 miliar transaksi AppStore yang menunjukkan penipuan. []
Redaktur: Andi Nugroho
Share: