IND | ENG
Perangi Ransomware, Depkeh AS Tunjuk Jaksa Penghubung Baru untuk Eropa Timur

Ilustrasi Departeme Kehakiman Amerika Serikat | Sumber: CNN

Perangi Ransomware, Depkeh AS Tunjuk Jaksa Penghubung Baru untuk Eropa Timur
Yuswardi A. Suud Diposting : Senin, 03 Mei 2021 - 20:30 WIB

Cyberthreat.id - Menanggapi meningkatnya aktivitas kejahatan dunia maya yang mencuri dan menyandera data menggunakan ransomware, Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mempekerjaan Jaksa Penghubung (Liaison Prosecutor) baru untuk kawasan Eropa Timur.

Dilansir dari The Record, Senin (3 Mei 2021), jaksa penghubung yang baru ini nantinya akan bekerja sama dengan Eurojust, sebuah badan Uni Eropa yang mengkoordinasikan kerja sama yudisial dan investigasi bersama.

Tugas dan tanggung jawab jaksa penghubung itu antara lain:

- Melatih dan mengembangkan keterampilan untuk jaksa, polisi, dan hakim, termasuk melalui pendampingan berbasis kasus pada kasus kejahatan siber transnasional yang terorganisir;
 
- Mengidentifikasi kesenjangan dalam undang-undang yang ada, memberi tahu badan legislatif tentang pemberlakuan undang-undang yang efektif dan amandemen undang-undang yang ada untuk meningkatkan efektivitas penegakan;

- membangun kapasitas dalam lembaga penegak hukum untuk memerangi kejahatan dunia maya transnasional terorganisir.

Peran tersebut bukanlah hal baru. Jaksa yang dipilih akan menggantikan Richard D. Green, yang sebelumnya menjabat sebagai Jaksa Penghubung Kejahatan Maya Transnasional Terorganisir untuk Eropa Timur antara Desember 2018 dan Desember 2020.

Langkah untuk mempekerjakan Jaksa Penghubung Eropa Timur yang baru juga dilakukan pada hari yang sama ketika DOJ mengatakan akan segera memulai peninjauan 120 hari atas tantangan keamanan siber.

Deputi Jaksa Agung DOJ Lisa Monaco mengatakan di Konferensi Keamanan Siber Munich bahwa Departemen Kehakiman akan bekerja untuk menganalisis ancaman keamanan siber terbesar yang dihadapi AS saat ini, dan alat yang dimiliki jaksa penuntut untuk mengejar pelaku ancaman.

Pengumuman hari Jumat datang setelah tiga hari sebelumnya, DOJ bersama dengan mitra sektor swasta, menyerahkan laporan setebal 80 halaman kepada pemerintahan Biden dengan serangkaian strategi untuk mengekang serangan ransomware dan mengejar operator di baliknya. Memprioritaskan penuntutan grup ransomware adalah salah satu rekomendasi utama laporan.

Jaksa Penghubung Eropa Timur yang akan segera dipekerjakan akan memainkan peran besar dalam rencana masa depan DOJ karena banyak kelompok kejahatan dunia maya saat ini, dan terutama geng ransomware, dicurigai beroperasi di negara-negara Eropa Timur.[]

#ransomware   #departemenkehakiman   #eropatimur   #keamanansiber

Share:




BACA JUGA
Seni Menjaga Identitas Non-Manusia
Indonesia Dorong Terapkan Tata Kelola AI yang Adil dan Inklusif
Phobos Ransomware Agresif Targetkan Infrastruktur Kritis AS
SiCat: Inovasi Alat Keamanan Siber Open Source untuk Perlindungan Optimal
BSSN Selenggarakan Workshop Tanggap Insiden Siber Sektor Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata