
Ilustrasi Bitcoin | Foto: Unsplash
Ilustrasi Bitcoin | Foto: Unsplash
Cyberthreat.id – Pemerintah Amerika Serikat menangkap Roman Sterlingov, tersangka operator utama situs web pencucian uang mata uang kripto (cryptocurrency) Bitcoin Fog.
Sterlingov adalah warga Rusia dan Swedia kini ditahan di Los Angeles atas tudingan terkait pencucian uang, menurut Reuters, diakses Kamis (29 April 2021) mengutip dokumen hukum yang diajukan ke pengadilan federal.
Bitcoin Fog, diluncurkan pada 2011, adalah salah satu layanan "tumbler" atau "mixer" Bitcoin asli yang dirancang untuk membantu pengguna menganonimkan pembayaran cryptocurrency, terutama pasar online darknet yang memperdagangkan obat-obatan dan produk ilegal lainnya.
Saat membuka web tersebut, ia menggunakan nama samaran Jepang yang berarti “Selamat Tahun Baru”. Pada 2019, agen IRS menyamar untuk bertransaksi melalui platform Sterlingov tersebut dan mengatakan akan mencuci uang dari keuntungan penjualan ekstasi. Transaksi diproses, tapi tak ada balasan, tulis Coin Telegraph.
"Analisis transaksi Bitcoin, catatan keuangan, catatan penyedia layanan internet (ISP), catatan email dan informasi investigasi tambahan, mengidentifikasi Roman Sterlingov sebagai operator utama Bitcoin Fog," tulis Devon Beckett, penyelidik lembaga pajak dan pendapatan AS (Internal Revenue Service/IRS)..
Lebih dari 1,2 juta Bitcoin (BTC), bernilai sekitar US$ 336 juta pada saat transaksi, dikirim melalui Bitcoin Fog, menurut Beckett dalam dokumen pengajuan ke pengadilan.
IRS memperkirakan Sterlingov memperoleh komisi antara 2 persen -2,5 persen untuk setiap transaksi atau sekitar US$ 8 juta saat kejadian.
Diperkirakan sekitar 23 persen dari Bitcoin yang mengalir melalui layanan Sterlingov ditransfer ke pasar narkotika di darknet, salah satunya Silk Road, menurut IRS dikutip dari Coin Telegraph.
Aparat hukum berhasil mengidentifikasi Sterlingov telah membayar biaya hosting server Bitcoin Fog menggunakan mata uang digital Liberty Reserve—kini tak lagi berfungsi.
Dari situlah, aparat melacak Sterlingov ketika membeli Liberty Reserve memakai Bitcoin yang ditransfer dari pioner pertukaran kripto yang telah bubar, Mt Gox.
IRS akhirnya mendapatkan alamat rumah dan nomor telepon yang didaftarkan Sterlingov ke akunnya. Juga, akun Google Drive yang berisi instruksi tentang langkah-langkah dia untuk membeli koin Liberty Reserve.
“Ini adalah contoh lain bagaimana penyelidik dengan alat yang tepat dapat memanfaatkan transparansi cryptocurrency untuk mengikuti aliran dana gelap,” kata Jonathan Levin, salah satu pendiri firma forensik blockchain, Chainalysis.
Sementara, ilmuwan komputer, Sarah Meiklejohn, menyatakan, dengan analitik blockchain, semua aktivitas ada di buku besar (blockchain) selamanya. “Jika Anda melakukan sesuatu yang buruk 10 tahun yang lalu, Anda dapat ditangkap dan ditangkap hari ini,” ujar dia.
Meski Sterlingov ditahan, Bitcoin Fog saat ini masih online, tidak jelas siapa yang mengoperasikan situs tersebut, tulis Coin Telegraph.[]
Share: