IND | ENG
Hacker China Diduga di Balik Serangan Siber ke Jepang

Ilustrasi | Foto: Unsplash

Hacker China Diduga di Balik Serangan Siber ke Jepang
Andi Nugroho Diposting : Rabu, 21 April 2021 - 14:22 WIB

Cyberthreat.id – Kepolisian Jepang tengah menyelidiki serangan siber yang diduga berasal dari sekelompok peretas China. Kasusnya kini telah diserahkan kepada kejaksaan setempat pada Selasa (20 April 2021).

Laporan Japan Times, diakses Rabu (21 April) yang mengutip sumber penyelidik, menyebutkan, militer China diduga kuat menginstruksikan kepada sekelompok peretas untuk melakukan serangan siber di hampir 200 perusahaan dan lembaga riset di Jepang, termasuk Badan Penjelajah Antariksa (JAXA).

Kelompok peretas itu berjuluk “Tick” yang bertugas melakukan spionase siber dan diduga kuat di bawah arahan Tentara Pembebasan Rakyat China, kata sumber anonim itu.

Dugaan keterlibatan militer China itu, menurut Departemen Kepolisian Metropolitan Jepang, berkaitan dengan seorang lelaki berusia 30 tahun yang bekerja sebagai insinyur sistem di Jepang.

Lelaki yang juga anggota Partai Komunis China itu diduga menggunakan identitas online palsu untuk menyewa server.

Hubungan dengan Tick, menurut sumber, terkait pembelian identitas online palsu milik lelaki itu ketika dirinya telah meninggalkan Jepang. Dari situlah, Tick memakainya untuk mengakses server dan meluncurkan serangan siber.

Tuduhan tersebut muncul di tengah hubungan kedua negara yang semakin sulit terkait perdagangan. Kementerian Luar Negeri China belum mau memberikan komentar terkait masalah tersebut.

Salah satu korban serangan tersebut adalah JAXA. Badan pemerintah itu mengonfirmasi bahwa pada 2016 terdeteksi adanya akses ilegal, tapi mengklaim tidak ada kebocoran informasi atau perubahan data.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Jepang juga Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan, agar kepada entitas-entitas terkait untuk “menanggapi serius” untuk memastikan keamana siber.

“Serangan siber terhadap organisasi pemerintah dan infrastruktur kritis telah menjadi lebih terorganisasi dan maju. Pemerintah mengakui bahwa serangan semacam itu adalah masalah kritis,” ujar dia.[]

#jepang   #china   #serangansiber   #ancamansiber   #jaxa   #tick   #hacker   #peretasan

Share:




BACA JUGA
Microsoft Ungkap Aktivitas Peretas Rusia Midnight Blizzard
BSSN Selenggarakan Workshop Tanggap Insiden Siber Sektor Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata
Penjahat Siber Persenjatai Alat SSH-Snake Sumber Terbuka untuk Serangan Jaringan
Peretas China Beroperasi Tanpa Terdeteksi di Infrastruktur Kritis AS selama Setengah Dekade
Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Pemanfaatan AI dengan China