
Brown University | brown.edu
Brown University | brown.edu
Cyberthreat.id – Universitas riset swasta di Amerika Serikat, Brown University, terkena serangan siber yang menyebabkan beberapa sistem mati dan koneksi ke pusat data terputus.
Serangan siber tersebut menyerang perangkat berbasis Windows milik universitas, yang saat ini sudah dinonaktifkan. Pihak Brown University telah mengambil sejumlah langkah untuk melindungi sumber daya digitalnya, termasuk mematikan koneksi ke pusat data dan sistem pusat di dalamnya.
“Di antara sumber daya yang paling sering diakses yang sementara tidak tersedia adalah Banner, VPN, RemoteApps, dan beberapa situs web yang dihosting di Brown.edu,” ungkap Kepala Bagian Informasi Universitas Brown, Bill Thirsk, seperti diberitakan Bleeping Computer, Jumat (2 April 2021).
Thirsk mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan kolega di seluruh universitas untuk melakukan penyelidikan internal dan berkomitmen untuk membuat sistem kembali online secepat mungkin. Mereka juga berusaha untuk mengembalikan sistem tambahan online untuk menormalkan aktivitas.
“Investigasi kami sedang berlangsung, dan kami akan terus memperbarui komunitas kami ketika informasi tambahan tersedia.”
Meskipun tidak ada rincian yang dibagikan mengenai sifat insiden tersebut, CIO Brown menambahkan bahwa para staf dapat menghubungi Konsultan Dukungan TI (ITSC) atau Koordinator Komputasi Departemen (DCC) untuk memastikan apakah mesin Windows mereka memiliki status bersih dan aman, yang mengisyaratkan serangan malware.
Sejak serangan itu menghantam jaringan Brown, staf TI universitas telah mengaktifkan kembali sebagian besar situs web www.brown.edu, domain perpustakaan.Brown.edu, dan sejumlah layanan online termasuk Banner Self Service, Canvas, Workday, Zoom, dan Google.[]
Editor: Yuswardi A. Suud
Share: